PALU EKSPRES, PALU- Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Sulawesi Tengah resmi dikukuhkan pada Rabu (15/8/2018) di rumah jabatan Gubernur setelah berlatih disiplin selama tiga bulan.
62 anggota Paskibraka yang terpilih dari sekian banyak pemuda/pemudi merupakan putra terbaik yang dimiliki daerah. Mereka siap melaksanakan tugasnya pada upacara puncak peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus. Mereka akan dibagi menjadi dua kelompok, pasukan pengibar bendera yang bertugas pagi hari dan tim penurunan bendera pada sore.
Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H Longki Djanggola, M. Si meminta kepada anggota yang akan mengemban tugasnya agar melaksanakannya dengan baik dan penuh kesungguhan. Gubernur meyakini bahwa tugas mulia ini dapat dilaksanakan dengan sempurna. Keyakinan tersebut karena putra dan putri daerah terbaik yang telah dilatih dan ditempa oleh para pembimbing dengan waktu yang cukup.
Ia mengingatkan, jelang pelaksanaan tugas tersebut, Paskibraka dapat menjaga kesehatan dan tetap berlaku disiplin. Karena keberhasilan mereka akan menjadi contoh bagi siswa di Sulawesi Tengah.
“Saya berpesan, jadilah pemuda-pemudi Sulawesi Tengah. Dan berbaktilah kepada bangsamu sebagai pemuda yang cerdas, mandiri dan terampil,” imbuh Gubernur Longki. (HSN/HUMASPROV)






