Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Legislator Tuding Bupati Tutup Mata Persoalan Bencana di Parimo

IMG-20181031-WA0039

 

PALU EKSPRES, PARIGI- Sejumlah anggota legislator Parigi Moutong menilai Bupati Samsulrizal Tombolotutu tidak peduli terhadap penanganan soal bencana yang melanda warganya, dan terkesan lebih mengutamakan daerah lain ketimbang daerahnya sendiri.  Lebih parah lagi beredar rumor bahwa bencana yang menimpa Kabupaten Parimo tidak separah dengan wilayah Palu, Sigi dan Donggala. Sehingga  Samsurizal lebih memfokuskan bantuan pada tiga wilayah tersebut dengan menggunakan anggaran daerah ini.  “Inikan aneh, daerah sendiri tidak diperhatikan hanya mengurus daerah orang, tidak ada yang larang memberikan bantuan ke daerah yang terkena bencana. Tapi utamakan dulu wargamu karena mereka sangat membutuhkan bantuan, sampai-sampai sudah tidak bisa makan lagi, seperti yang terjadi di beberapa kecamatan,” ungkap Politisi PDIP, Sugeng Salilama di hadapan sejumlah perwakilan warga Kecamatan Parigi Tengah di kantor DPRD, Rabu (31/10/2018).

Ia menilai, banyak bantuan yang masuk di Kabupaten Donggala, Sigi dan Kota Palu bersumber dari pusat baik itu Kementrian dan daerah lain. Sebaliknya di Kabupaten Parimo,  warganya hanya menggigit jari, disebabkan tidak mendapat bantuan. Sehingg saat rapat beberapa waktu lalu, pihaknya meminta ketua DPRD untuk  meminta penjelasan dari Bupati. Dan tidak hanya mengundang Organisasi Perangkat daerah saja.

“Kita pertanyakan Bupati dikemanakan anggaran 750 juta rupiah untuk tanggap darurat yang konon sudah dikucurkan 350 juta rupiah dan menyisahkan 400 juta rupiah lagi, apakah dana itu yang dibantukan ke daerah Sigi, Donggala dan Palu sementara warga kita dibaiarkan mati kelaparan,” keluhnya.

Kemudian yang lebih memprihatinkan lagi kata Sugeng, ada warga d isalah satu desa di Kecamatan Parigi Tengah sudah mengkonsumsi umbi hutan, karena tidak ada lagi stok beras. Bahkan semalam menurutnya, ada warga dari Kecamatan Siniu meminta beras dua kilo kepada dirinya,  Ini artinya pemerintah tidak lagi mengutamakan warganya yang terkena musibah bencana.

Ia menjelaskan, sesuai data sementara, rumah yang rusak berat, sedang, dan ringan berjumlah 7.331 unit. Sementara warga Parimo yang meninggal dunia tercatat  24 orang.  Namun sampai detik ini bantuan atau perhatian dari pemerintah tak kunjung tiba di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Binagga, Nurdin bersama sejumlah warga sebagai perwakilan dari Kecamatan Parigi Tengah , mendatangi Kantor DPRD Parimo yang diterima langsung oleh Ketua dan beberapa anggota legislatif lainnya. Mereka menyampaikan beberapa keluh kesah masyarakat. Karena menurutnya, tercatat sudah sebulan lebih pascagempa, banyak warga Parimo yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah daerah.

“Bantuan pernah turun berupa beras dua ton itu hanya beras saja, namun belum mencukupi karena banyak warga belum kebagian, akibat kekurangan stok makanan, sehingga warga memilih mengambil umbi hutan,” terangnya.

(asw/Palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital