PALU EKSPRES, MANADO – Media massa dinilai menjadi salah satu sarana paling efektif untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah. Melalui berita-berita yang disediakan media massa, semangat positif masyarakat khususnya di bidang ekonomi dapat terdorong ke arah peningkatan.
Hal ini menjadi salah satu bahasan utama dalam diskusi dan sharing informasi para jurnalis asal Palu saat melakukan visitasi media di Manado Pos, Kamis 22 November 2018.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Media Gathering 2018 Bank Indonesia (BI) Sulteng, yang diikuti para jurnalis dari berbagai media massa baik cetak, elektronik dan daring Kota Palu.
Di hadapan peserta, Redaktur Manado Pos, Chanly Mumu membagikan pengalamannya bahwa peran media massa untuk membangkitkan semangat pertumbuhan ekonomi daerah, adalah dengan menerapkan prinsip “Jurnalis Kebaikan,” yakni dengan menampilkan konten-konten yang dapat merasangsang atau mendorong optimisme para pelaku usaha, untuk bangkit sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Inilah peran media karena masyarakat perlu mengetahui isu-isu atau kajian-kajian pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, kita juga mendorong dan mendukung kebijakan-kebijakan positif pemerintah,” ujar Chanly.
Dengan meningkatnya optimisme tersebut, lanjutnya, maka output yang diharapkan adalah semakin banyak masyarakat atau pelaku usahayang terlibat dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
TINGKATKAN WAWASAN DAN KAPASITAS JURNALIS
Selain vistitasi di Manado Pos, para peserta Media Gathering 2018 BI Sulteng di Manado juga berkesempatan berkunjung ke Tribun Manado, serta mengikuti pelatihan dari jurnalis senior dari salah satu media daring terkemuka nasional, Bambang P Jatmiko.
Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulteng, Rivo Mandey menerangkan, Gathering tersebut salah satu tujuannya adalah memberikan pengalaman baru, serta meningkatkan wawasan dan kapasitas jurnalis di Palu.
“Intinya ini sebagai apresiasi dari Pimpinan BI Sulteng kepada rekan-rekan jurnalis, yang selama ini dianggap telah bekerja sama dengan baik di kegiatan-kegiatan BI,” kata Rivo.
Ke depan diharapkan hal ini dapat semakin memperkuat relasi antara BI dan jurnalis di Palu, dalam menyajikan informasi positif kepada masyarakat. Selain pelatihan dan visitasi media, para peserta juga diagendakan mengunjungi berbagai sentra industri mikro, kecil dan menengah di Manado dan sekitarnya.
(abr/palu ekspres)






