PALU EKSPRES, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan sebanyak 15 bandara baru bisa selesai dibangun dan dioperasikan pada 2019 mendatang. Salah satunya adalah Bandar Udara Morowali, Sulawesi Tengah.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, sejak 2015-2018, sebanyak 10 bandara telah selesai dibangun dan dioperasikan.
“Sepanjang tahun itu juga, telah dilakukan beberapa kegiatan yaitu revitalisasi 24 bandar udara, pengembangan 59 bandara di daerah rawan bencana, pembangunan bandara di daerah terisolasi ada 48 bandara, serta rehabilitasi dan peningkatan runway di 39 bandar udara,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (20/12).
Selain itu, lanjut Polana, pihaknya juga melakukan pemeliharaan di sejumlah bandara. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan bagi penumpang.
“Pekerjaan pemeliharaan (dilakukan) dalam memperbaiki layanan, safety dan peningkatan kapasitas,” jelas dia.
Adapun 10 bandara yang telah selesai dibangun dan beroperasi yakni :
1. Bandar Udara Letung – Anambas, Kepulauan Riau.
2. Bandar Udara Namniwel di Maluku Utara.
3. Bandar Udara Miangas, Sulawesi Utara.
4. Bandar Udara Morowali, Sulawesi Tengah.
5. Bandar Udara Werur, Papua Barat.
6. Bandar Udara Maratua, Kalimantan Timur.
7. Bandar Udara Koroway Batu, Papua.
8. Bandar Udara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.
9. Bandar Udara Samarinda Baru, Samarinda.
10. Bandar Udara Tebelian, Kalimantan Barat.
(hap/JPC)






