Sabtu, 16 Mei 2026
Palu  

Warga Balaroa Tuntut Ganti Rugi Lahan Terdampak Likuifaksi

PALU EKSPRES, PALU– Korban bencana yang tergabung dalam Forum Korban Likuifaksi Kelurahan Balaroa Kota Palu menuntut pemerintah memberi ganti rugi lahan terdampak likuifaksi. Forum menilai warga masih memiliki hak keperdataan diatas lahan tersebut. Sementara pemerintah telah menetapkan lahan itu dalam zona merah rawan bencana.

Djufri salahsatu anggota forum menuturkan hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai ganti rugi tersebut. Menurutnya tuntutan ini perlu sama-sama disuarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah setempat. Karena kebijakan terkait hal ini sepenuhnya berada di pemerintah pusat.

“Ini perlu diperjelas karena kami masih punya hak keperdataan diatas lahan itu,”kata Djufri kepada Palu Ekspres, Senin 14 Januari 2019.

Pemerintah sejauh ini sebut Djufri baru sebatas memastikan ganti rugi dalam bentuk hunian tetap (Huntap). Namun rencana itupun menurutnya, sebagian warga Balaroa yang kehilangan rumah tidak sepenuhnya terakomodir.

Berdasarkan kesepakatan forum, Djufri mengaku jika tuntutan itu tidak bisa dipenuhi, maka warga berencana kembali menempati lahan lahan tersebut.

“Terserah kita mau mati disana. Kita akan pagari lahan itu. Dan pemerintah harus bertanggung jawab,”pungkasnya.

Tuntutan inipun disampaikan dalam unjuk rasa forum di depan Kantor Wali Kota Palu, Senin 14 Januari 2019. Selain ganti rugi lahan, forum juga menuntut percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) namun menolak jika lokasi Huntap itu di luar wilayah Kelurahan Balaroa.

Forum yang diketuai Abdurahman Kasim ini juga menolak direlokasi ke hunian sementara (Huntara). Sebaliknya mendesak agar anggaran pembangunan Huntara dikompensasikan menjadi uang tunai sebagai santunan bagi korban terdampak.

Abdurrahman dalam tuntutannya pun menuntut agar distribusi logistik sembako harus berbasis data yang valid sesuai nama dan alamat. Distribusinya pun harus dilakukan langsung pemerintah setempat. Selanjutnya menuntut pemerintah segera merealisasikan santunan duka bagi keluarga korban yang telah dijanjikan Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu yang menerima langsung perwakilan warga di ruang kerja Wali Kota Palu menjelaskan, mengenai pembangunan dan kompensasi Huntara itu sepenuhnya berada ditangan Kementerian PUPR. Namun jika ada keinginan demikian, pihaknya berjanji untuk menyampaikan ke tingkat pusat.

Demikian halnya jika warga menolak menempati Huntara yang akan disediakan nanti. Iskandar menyebut, itu akan disampaikan dengan catatan seluruh warga menandatangani penolakan itu.

“Akan tetapi ini juga bisa menimbulkan masalah. Sebab terapat ratusan warga Balaroa lainnya yang ingin tetap direlokasi ke Huntara,”jelas Iskandar.

Sedangkan untuk Huntap, Iskandar menjelaskan bahwa lokasi yang berdekatan dengan Kelurahan Balaroa pada dasarnya sudah tersedia. Yakni, diatas lahan sport center. Lahan ini dibawah kewenangan Pemkot Palu. Hanya saja, luasan lahan itu dipastikan tidak mencukupi untuk menampung seluruh pengungsi Balaroa.

“Ada ribuan ribuan pengungsi yang terdata dari Balaroa. Tapi kapasitas lahan sport center hanya mampu menampung sekitar 200 kepala keluarga,”jelasnya.

Iskandar menjelaskan, Wali Kota Palu telah berupaya mempercepat pembangunan Huntap. Sejauh ini sebutnya sudah ada donatur yang memberikan bantuan Huntap tersebut. Tahun ini juga menurut dia, sarana infrastruktur pendukung lokasi Huntap sudah mulai dikerjakan. Namun lokasi pembangunan Huntap itu umumnya berada diluar dari lokasi yang diinginkan forum.

“Ini diluar dari Huntap yang disediakan pemerintah pusat. Sudah ada sekitar tiga ribu unit,”pungkasnya.

Unjuk rasa forum warga korban likuifaksi Balaroa ini mulai dilakukan di DPRD Kota Palu. Dari situ massa bergerak menuju arah kantor wali kota. Tiga anggota DPRD Palu ikut dalam unjuk rasa itu. Yakni Wakil Ketua, Erdandi, Alimudin H Alibau dan Bei Arifin.

(mdi/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan