Sabtu, 8 Agustus 2026

Telkomsel Pertegas Komitmen Ciptakan Dampak Bermakna Melalui Bisnis Berkelanjutan di HLHS

Telkomsel Pertegas Komitmen Ciptakan Dampak Bermakna Melalui Bisnis Berkelanjutan di HLHS

Jakarta, PaluEkspres.com – Telkomsel menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan. Bagi Telkomsel, sustainability merupakan bagian dari cara perusahaan Melayani Sepenuh Hati, untuk memberdayakan generasi masa depan.

Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F.M. Hendropriyono, menyatakan, “Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan. Saya mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan. Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, terutama bagi generasi masa depan.”

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, “Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun. Kami telah dan akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas dampaknya.”

Telkomsel menunjukkan bagaimana komitmen penciptaan dampak yang bermakna tersebut telah diterjemahkan ke dalam tiga pilar fokus keberlanjutan perusahaan: Jaga Cita, Jaga Data, Jaga Bumi.

  1. Melalui fokus Jaga Cita, Telkomsel terus memberdayakan talenta Indonesia sekaligus memperluas akses agar lebih banyak masyarakat bisa ikut maju, berpartisipasi, dan bertumbuh dalam ekonomi digital. Sepanjang 2025, Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa blank spot. Telkomsel pun aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Di saat yang sama, Telkomsel terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas inovasi tenaga kerja di berbagai lini operasional dengan penguatan keahlian kritikal, termasuk AI, cybersecurity, dan data science.
  2. Pada Jaga Data, Telkomsel menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan. Telkomsel terus memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.
  3. Melalui Jaga Bumi, Telkomsel meminimalkan jejak karbon dan menjaga operasional layanan tetap hadir saat dibutuhkan. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan energi terbarukan solar panel dan mikrohidro. 100% limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta 100% kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkungan. Upaya carbon offsetting juga didukung aktivitas penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025. Telkomsel juga terus menjalankan beragam inisiatif untuk memperkuat ketahanan aset fisik yang berkaitan dengan kesinambungan layanan – seperti BTS, TTC, sampai dengan gedung operasional – dari ancaman perubahan iklim.

Dampak keberlanjutan juga terus dirasakan lebih luas, bukan hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi mitra, pemerintah, dan ekosistem yang tumbuh bersama perusahaan. Sepanjang 2025, Telkomsel mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatan ke pemerintah, shareholders, suppliers di rantai pasok, dan karyawan. Kontribusi ini didukung lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah, yang turut membuka peluang bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis.

“Perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya bisa dijalankan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi, membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” tutup Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital