PALU EKSPRES, JAKARTA – Jelang debat capres dan cawapres Pilpres 2019, 17 April
nanti, Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu nomor 01 gencar melakukan
persiapan khusus. Salah satu yang paling gencar dipoles adalah, Ma’ruf
Amin.
Adanya persiapan itu diungkapkan oleh Erick Thohir yang merupakan Ketua
Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin. “Cawapres ada latihan kemarin
Senin (14/1/2019). Sempat sekali. Karena kan beliau harus terbiasa
dengan sistem debat,” ujar Erick Thohir di Jakara, Selasa (16/1/2019) malam.
Lebih lanjut Erick juga mengatakan sejauh ini Ma’ruf Amin sangat bagus
dalam latihan debat untuk 17 Januari mendatang. Mantan Anggota DPR dari
Frkasi PKB itu, sangat serius dalam melakukan latihan guna menghadapi
Prabowo-Sandi.
“Alhamdulillah bagus, beliau sangat serius sekali dalam mempersiapkan
latihan ini,” ungkapnya.
Namun demikian, Jokowi tidak ikut dalam latihan debat. Karena memang
pria asal Surakarta itu sudah terbiasa dengan debat. Misalnya saat
menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Indonesia.
“Kalau Pak Jokowi sudah biasa debat beberapa kali,” katanya.
Persiapan Jokowi hanya bersifat teknisnya di lapangan. Sebab ada
bebeberapa dalam debat perdana nanti berbeda dengan sebelumnya.
“Misalnya ada penonton di belakang beliau yang duduk. Konsep itu kan
belum pernah,” pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Jokowi usai dirinya menggelar makan
malam bersama dengan 9 ketum parpol pendukungnya di kawasan Menteng,
Selasa malam (15/1/2019).
Jokowi menuturkan, dalam pertemuan tersebut sengaja tidak membahas
mengenai debat pilpres pada 17 Januari 2019 mendatang. Karena, mantan
Gubernur DKI Jakarta itu mengaku dirinya tidak melakukan persiapa
secara khusus untuk menghadapi debat dengan Prabowo Subianto – Sandiaga
Uno.
“Enggak, enggak ada latihan. Masa debat saja pakai latihan,” tandas
Jokowi.
Diketahui debat perdana capres-cawapres ini dilakukan Komisi Pemilihan
Umum (KPU) pada 17 Januari 2019. Tema yang diusung tentang hukum, hak
asasi manusia (HAM), korupsi dan terorisme. Debat ini dilangsungkan di
Hotel Bidakara, Jakarta.
(gun/jpc)






