PALU EKSPRES, PARIGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong tahun 2019 ini akan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Tomini.
Pembangunan RTH tersebut untuk penataan ruang tata kota dan taman bermain masyarakat, serta dapat meningkatkan daya tarik bagi masyarakat dari luar yang ingin berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong.
Pembangunan RTH di Kecamatan Tomini itu, perencanaanya sudah dibuat sejak tahun 2016 silam. Pembangunanya di 2018, namun dengan adanya musibah gempa pada 28 September 2018 lalu, sehingga anggaranya dialihkan untuk penanganan bencana alam oleh Pemerintah Pusat.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekejaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, Rifai kepada media ini, di Parigi, Selasa 12 Februari 2019.
Menurut dia, anggaran pembangunan RTH di Parimo itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Sebenarnya dua RTH yang akan dibangun, yaitu di Kecamatan Tomini dan Kecamatan Moutong, tetapi anggaranya sudah dihapus dan dialihkan untuk penanganan bencana di Sulteng, namun Pak Bupati minta bagaimana anggaran tersebut diadakan kembali, sehingga alhamdulillah disetujui oleh PUPR dan mereka lakukan revisi DPA,” ungkapnya.
Setelah direvisi lanjutnya, hanya satu pembangunan RTH saja yang akan dibangahn di Parimo yaitu, RTH di Kecamatan Tomini.
Dia mengatakan, pembangunan RTH di Kecamatan Tomini sesuai permintaan Bupati. Kemudian di tempat itu juga akan dibangun musholah.
“Kita rampungkan dulu data, setelah itu baru kita laporkan ke Kementerian PU pusat dan Balai PU di Provinsi, selanjutnya kita lelang tender,” ujarnya.
RTH Tomini tersebut katanya, dibangun di lahan milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Adapun penambahan lahan untuk pembangunan musholah belum dilakukan ganti rugi tetapi itu nantinya akan dianggarakan tahun ini. Setelah itu, dilakukan ganti rugi bersama masyarakat setempat sebagai pemilik lahan.
Lahan yang disiapkan oleh Pemkab untuk Pembangunan RTH di Tomini tambahnya, sesuai dengan perencanaan awal yakni, 7 Hektar dan itu belum termasuk lahan pembangunan musholah, dengan total anggaran Rp 5 miliar.
“Adapun nama dari RTH Tomini adalah, Taman Batu Raja Tomini,” sebut Rifai.
(asw/palu ekspres)






