Senin, 6 April 2026
Palu  

Murid Tidak Dapat PIP, Ombudsman Minta Orang Tua Mengadu Resmi

PALU EKSPRES, PALU – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sulteng meminta orang tua siswa-siswi sekolah menyampaikan aduan secara resmi berkaitan dengan proses penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Ketua ORI Sulteng, Sofyan Lembah menyebut, penyaluran PIP belakangan menuai polemik.
Itu karena banyak siswa maupun siswi yang tidak mendapat dana tersebut.

“Banyak keluhan ke saya. Ada siswa yang dapat. Tapi ada pula yang tidak,”sebut Sofyan, Rabu 27 Februari 2019.

Ombudsman kata Sofyan punya kewenangan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah dalam proses itu. Akan tetapi kewenangan itu baru bisa dilaksanakan apabila ada aduan secara resmi, baik dari murid bersangkutan  maupun orang tuanya.

“Maka sebaiknya orang tua atau siswa proaktif mengadu ke Ombudsman. Kita siap 1 kali 24 jam untuk terima aduan itu,”, katanya.

Jika ada pengaduan resmi, pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengeluarkan edaran kepada sekolah bersangkutan untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan.

“Ya kita memang harus tahu, mengapa sebagain belum. Kalau ada perwakilan orang tua untuk melaporkan supaya bisa dicek apa yang sebenarnya yang terjadi,”ujarnya.

Meski banyak keluhan yang ia terima, Sofyan mengaku sejauh ini  belum ada aduan yang disampaikan secara resmi.
Karena itu, sejauh  ini pula pihaknya belum bisa menindaklanjuti keluhan itu. Terlebih adanya ketentuan baru yang membatasi kewenangan Ombudsman.

Menurut Sofyan,  Ombudsman  kini tidak boleh lagi berinisiatif untuk langsung memeriksa sebuah kejanggalan pelayanan tanpa ada aduan resmi.

“Dengan aturan baru, ORI tidak bisa inisiatif langsung periksa. Karena bisa saja masih hanya kesalahan administrasi. Makanya kami berharap orang tua mengadu resmi.
Kami jamin kerahasiaan,”harap Sofyan.

Pihaknya lanjut Sofyan, saat ini memang tengah fokus dalam proses penyaluran dana PIP. Banyak pula kata dia laporan yang ia terima tentang adanya pemotongan dana tersebut ketika sudah sampai ditangan siswa siswi.

“Ini jangan main main. Kami sudah ada kerjasama dengan Saber Pungli. Sekarang ini tahun penindakan,”tegasnya.

(mdi/palu ekspres)