Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Masih Bayar PJU Jembatan Kuning

Jembatan kuning

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kota Palu ternyata masih terus membayar biaya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jembatan IV atau jembatan kuning kepada PT PLN. Tahun ini Pemkot harus membayar untuk Januari, Februari Maret. Pembayaran ini disoal Komisi B DPRD Kota Palu.

Joppy A Kekung. Foto: HAMDI ANWAR/PE

Anggota Komisi B, Joppy Alvi Kekung kepada wartawan menyatakan, harusnya tidak ada lagi pembayaran PJU mengingat fisik jembatan maupun titik PJU kini sudah tidak ada lagi.

“Otomatis tidak ada lagi pemakaian PJU. Tapi kenapa masih harus dibayar,”kata Joppy, Selasa 26 Maret 2019.

Joppy juga menyoal terkait nilai tagihan PJU yang sebagian besar ditetapkan berdasarkan taksasi pihak PLN. Selama ini DPRD maupun Pemkot Palu tidak mengetahui secara pasti metode taksasi yang digunakan.

“Jadi berapapun yang ditagih, kita harus tetap bayar. Karena PJU kita tidak menggunakan meterisasi,”ujarnya.

Demikian halnya terkait beban pembayaran PJU. Joppy menuturkan, titik lampu PJU di Kota Palu hampir sebagian besar berada di ruas jalan provinsi. Akan tetapi, tagihan pembayaran hanya dibebankan ke Pemkot Palu.

Harusnya, pembayaran PJU dibayar dengan sistem sharing anggaran antara Pemprov Sulteng dan Pemkot Palu. Sehingga ini mengurangi beban pembiayaan dalam APBD Palu.

“Contohnya di Kota Manado, ada sharing biaya dengan Pemprov  Sulawesi Utara untuk PJU di jalan negara,”ujarnya.

Sementara itu, Ridwan H Basatu menyatakan, Komisi B DPRD Palu akan menggagas rapat dengar pendapat (RDP) gabungan bersama PT PLN untuk masalah diatas.

“Kita akan RDP gabungan agar semua pihak menjelaskan masalah tersebut,”kata Ridwan Basatu. Manager PT PLN Area Palu, Abbas Saleh, kepada wartawan menjelaskan, pembayaran PJU dilakukan dengan dua cara. Jika PJU menggunakan meteran, maka tagihan sesuai hasil pengukuran meteran.

Sedangkan PJU tanpa meteran, tagihan didasari atas jumlah PJU yang terdaftar.
Akan tetapi, khusus PJU tanpa meteran, tagihannya sewaktu-waktu bisa berubah. Tergantung pengajuan dari Pemkot Palu yang disesuaikan dengan kondisi PJU di lapangan. Perubahan pengajuan terjadi misalnya karena ada titik PJU yang mengalami kerusakan.

“Kalau ada yang rusak atau tidak aktif, itu diverifikasi dan dibuatkan berita acara bersama. Selanjutnya diadakan perubahan. Karena setiap perubahan harus punya dasar,”kata Abbas Saleh.

Terkait dengan pembayaran PJU  untuk  jembatan  kuning, sejauh ini menurut Abbas, belum ada pengajuan perubahan dari Pemkot Palu. Justru yang terjadi di lapangan, PJU yang mengalami kerusakan semuanya direlokasi ke tempat -tempat pengungsian yang tersebar di Kota Palu.

“Maka itu, secara hitungan tagihannya masih tetap sama,”jelasnya.

Meski demikian, Abbas mengaku pihaknya tetap membuka ruang untuk melakukan verifikasi bersama. Agar nantinya transaksi pembayaran tagihan PJU bisa dilakukan secara berkeadilan.

“Jika tetap dianggap tidak wajar, kami terbuka untuk melakukan verifikasi bersama. Sehingga transaksi PLN dan Pemkot benar-benar fair,”tegasnya.

Atau bila dipandang perlu lanjut Abbas, pihaknya menyarankan agar seluruh PJU sebaiknya dipasangi meteran.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital