Sabtu, 16 Mei 2026
Opini  

Catatan Menyongsong 2020, Update Isi Bagasi Pikiran

IMG_20191221_091038

Dr.Hasanuddin Atjo (Kepala Bappeda Sulteng)

SELASA 31 Desember 2019 jam di android menunjukkan pukul 07.45 WITA, saatnya apel kerja pagi. Sengaja saya mengambil pimpinan apel dengan tujuan akan memberikan pesan-pesan kepada seluruh staf menyongsong tahun baru 2020.

Peserta apel kerja pagi tidak seperti biasa, hanya sekitar separuh dari hari-hari sebelumnya. Pikiran saya, mungkin yang tidak hadir ini beranggapan bahwa setiap 31 Desember adalah fakultatif. Pedahal tidak ada pemberitahuan atau surat edaran resmi dari pemerintah. Jadi hukumnya wajib masuk.

Saya mulai memberikan arahan bahwa yang tidak sempat hadir tidak perlu kita persoalkan, sehingga kita yang hadir tidak terpengaruh untuk kemudian ikut-ikutan untuk tidak hadir pada kesempatan lain. Jangan terperangkap dengan pikiran-pikiran kita sendiri oleh pengaruh lingkungan sekitar yang kurang produktif. Karena itu akan menghambat kemajuan.

Setiap orang memiliki bagasi atau daya tampung pikiran yang berbeda satu dengan yang lain. Ada yang memiliki kapasitas besar, sedang sampai yang paling kecil. Yang menentukan di sini adalah bagaimana kualitas dari isi bagasi pikiran seseorang, bukan daya tampung atau kapasitasnya. Memang paling ideal kalau seseorang memiliki kapasitas besar dengan isi yang berkualitas.

Saya memberikan ilustrasi bahwa kapasitas bagasi pikiran seperti kulkas di rumah dan isinya terkait dengan bahan makanan dan minuman. Ada ikan, daging, susu, minuman kemasan sampai kepada bumbu. Setiap jenis makanan dan minuman sudah disediakan tempatnya masing-masing sehingga menjadi rapi dan tidak tercampur aduk.

Dalam realitasnya ada kulkas di rumah tangga isinya telah disesuaikan dengan peruntukannya dan ada juga yang belum sesuai dengan peruntukannya. Boleh jadi karena mereka kurang memahaminya.

Yang lebih parah lagi kalau isi kulkas seperti minuman kemasan sudah kosong, namun masih disimpan di kulkas. Sehingga yang baru dan masih segar tidak dapat masuk karena tidak ada tempatnya. Saya katakan ini namanya “kaleng-kaleng”. Istilah gaul anak milenial Makassar terhadap sesuatu yang tidak produktif. Peserta apel kerja pada tersenyum bahkan ada yang tertawa lepas.

Saya melanjutkan arahan bahwa kita harus mengevaluasi diri kita sebagai koreksi terhadap kinerja kita selama tahun 2019. Kinerja kita akan dipengaruhi oleh kapasitas dan kualitas bagasi pikiran kita masing-masing. Apakah kita sudah menempatkan bahan makanan dan minuman pada tempatnya. Apakah kita sudah mengelolanya dengan baik seperti mengganti minuman kemasan yang kosong dengan yang baru,. Semua pada serius mendengarkannya, padahal matahari sudah mulai bersinar cukup terik.

Kalau belum, maka kita harus mengapdate kualitas isi bagasi pikiran. Caranya adalah keluarkanlah pikiran-pikiranyang membuat kita tidak produktif dan menggantinya dengan yang produktif.

Lebih lanjut saya katakan bahwa ke depan secara umum ada dua landasan pembangunan kita. Pertama, adalah berbasis transformasi digital dan tataruang. Kedua, pengelolaan dengan gaya kepemimpinan Penta Heliks. Dahulu gaya kepemimpinan dalam pengelolaan pembangunan dikenal dengan ABG yaitu integrasi Academic, Bussines dan Goverment atau disebut juga Triple heliks. Saat ini bergeser ke Penta Heliks atau disingkat ABCGM yaitu Academic, Bussines, Community, Goverment dan Media.

Peserta semua masih serius mendengarkan arahan, dan menurut hemat saya mereka masih ingin mendengar bahasan lebih dalam tentang pembangunan berbasis Transformasi digital dan tata ruang serta pengelolaan berorientasi Penta Heliks.

Keinginan mendengar bahasan lebih lanjut tergambar dari gestur tubuh mereka di saat saya menyampaikan bahwa arahan akan kita akhiri dengan pesan Selamat Tahun Baru 2020, semoga kita semua menjadi generasi yang adaptif, inovatif dan update. Jangan jadi generasi “Kaleng-Kaleng” dan semua kembali tertawa ngakak.***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan