Minggu, 5 April 2026
Palu  

Kapolda Sulteng Meresmikan Masjid Mako Polda Ar Rahman

PALU EKSPRES, PALU–  Di samping sebelah kanan Markas Komando (Mako)  Polda Sulteng di Jalan Soekarno- Hatta Kecamatan  Timur, Kota Palu,  telah berdiri megah masjid yang baru selesai dibangun di atas lahan seluas 3.071 meter persegi.

Pelaksanaan pembangunan masjid yang berlangsung mulai Agustus 2018 menelan biaya kurang lebih Rp 2,3 Miliar yang berasal dari swadaya murni sumbangan para dermawan.

Pada Jumat (28/02/2020),  masjid diresmikan penggunaannya oleh Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH. MH  dan diberi nama Masjid Ar Rahman.

Turut hadir dalam peresmian masjid Ar Rahman Wakapolda Sulteng Brigjen Polisi Drs. Nurwindiyanto, MM, Wakil Gubernur Sulteng H. Rusli Baco Dg. Palabbi S.Sos,SH, MH, Kepala Kanwil Agama Sulteng, para pejabat utama Polda Sulteng, Wawali Palu Sigit Purnomo Said, Kapolres Palu, Ketua Daerah Bhayangkari Sulteng Ny. Yuni Syafril Nursal bersama pengurus, tokoh agama dan personel Polda Sulteng.

Kapolda Sulteng Syafril Nursal mengatakan bahwa yang menginisiasi pembangunan masjid Mako Polda Sulawesi Tengah adalah Irjen Pol Drs. Ermi Widyatno, MM yang pada saat itu menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dan dilanjutkan oleh  Irjen Pol (Purn) Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si

Pembangunan Masjid Mako Polda Sulawesi Tengah menunjukkan kerukunan antarumat beragama di daerah ini.  Sebab,  mulai dari inisiasi hingga selesai pembangunan masjid ini, tidak lepas dari bantuan para donatur yang ada di Sulawesi Tengah. “Apabila kita semua bersatu, bahu-membahu segala permasalahan pasti terselesaikan, dan insya Allah bisa terwujud, seperti halnya pembangunan masjid ini,” kata Syafril.

Mengakhiri sambutannya,  Kapolda Sulteng berharap kepada para personel dan ASN Polri serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan Mako Polda Sulawesi Tengah untuk bekerjasama dan kompak dalam menjaga serta merawat masjid ini.

Kepada warga dan personel Polda Sulawesi Tengah bahwa kita tidak dalam rangka berlomba-lomba membangun masjid megah kemudian setelah masjid rampung dibangun hanya sebagai simbolis saja, melainkan bagaimana kita dapat memakmurkan masjid tersebut dengan melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah serta melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya,” kata orang nomor satu di Polda Sulteng ini.

Sementara itu Ketua Panitia Pembangunan Masjid Ar Rahman,  Kombes Polisi Imam Setiawan, SIK yang juga Dirlantas Polda Sulteng kepada media mengatakan sangat syukur sembari mengucapkan  Alhamdullilah,  atas seizin Allah SWT,  pembangunan Masjid Ar Rahman dapat terselesaikan.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Ar Rahman Kombes Pol. Imam Setiawan. Foto: Istimewa

Menurutnya, sumber anggaran pembangunan masjid ini murni berasal dari swadaya masyarakat dan dermawan di Sulawesi Tengah yang telah bahu membahu.  Sehingga,  masjid dapat berdiri dan menelan biaya kurang lebih Rp 2,3 Miliar.

Ia menjelaskan pembangunan masjid ini  dimulai sejak Agustus 2018 dan sempat terhenti pembangunannya karena adanya bencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi September 2018. Luas bangunan 775 meter persegi dan mampu menampung jamaah 450 orang.

“Terima kasih kepada masyarakat dan para dermawan yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pembangunan masjid Ar Rahman, semoga menjadi amal jariyah kita. Aamiin,”  ujar Imam yang sebentar lagi alih tugas menjadi Karo Ops Polda Jambi.

Selesai pelaksanaan peresmian, Masjid Ar Rahman untuk pertama kalinya langsung digunakan untuk salat jumat berjamaah dengan khatib Ustadz Dr. H. Muhtadin Dg Mustafa, M.Hi,  wakil Ketua MUI Kota Palu. (**/fit/palu ekspres)