Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Sulteng dan Wali Kota Palu Ikut Teken Komitmen MPP KemenPAN-RB

PALU EKSPRES, PALU– 48 pemimpin daerah baik gubernur, bupati dan wali kota se Indonesia menandatangani komitmen penyelenggaran Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa 10 Maret 2020 di Jakarta.

Penandatangan komitmen dihadiri Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalisa mewakili Menteri PAN-RB.

Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola dan Wali Kota Palu  Hidayat menjadi bagian dari 48 pimpinan  daerah yang ikut menandatangani komitmen tersebut.

Kota Palu menjadi satu-satunya kota di Sulawesi Tengah  yang ikut dalam penandatangan itu. Sementara Sulawesi Selatan adalah Kabupaten Maros, Selayar, Polewali Mandar,Bulukumba, Wajo dan Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Menteri Tjahjo mendorong para pemerintah daerah untuk dapat mengoptimalkan pelayanan publik dan perizinan dengan cepat dan terbuka. Selain itu,  MPP juga harus mengintegrasikan layanan di pusat dan daerah sehingga  dapat menjadi solusi terhadap stigma,  bahwa pelayanan pemerintah lama, berbelit, dan tidak transparan.

48 daerah yang berkomitmen membangun MPP di wilayahnya adalah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Asahan, Limapuluh Kota, Pandeglang, Bekasi, Bandung, Purwakarta, Indramayu, Kuninga, Bulukumba, Gunung Kidul, Jepara, Kudus, Maros, Selayar dan Polewali Mandar.

Kemudian Kabupaten Pati, Purworejo, Cilacap, Sragen, Tegal, Wajo, Gresik,  Bojonegoro, Pamekasan, Sumenep, Lamongan, Tuban, Magetan, Nganjuk, Madiun, Pasuruan, Banjar,Tabalong, Jembrana.

Berikutnya  Kota Tebing Tinggi, Tanjungpinang, Lubuklingga, Bandung, Tasikmalaya, Surakarta, Salatiga, Makassar, Palu dan Tarakan.

Turut hadir dalam kegiatan ini,  Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, para pejabat Kementerian PANRB, serta para pimpinan dan perwakilan daerah yang ikut menandatangani komitmen ini. (**/mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital