PALU EKSPRES, PALU– Sejumlah bakal calon yang ingin ikut konstestasi Pilkada Sulteng 2020 telah bermunculan menyusul terpasangnya baliho mereka di tempat-tempat yang strategis.
Salah satu bakal calon yang akan ikut berkontestasi adalah Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, MP, yang saat ini menjabat sebagai kepala Badan Perencanaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tengah. Sebelumnya, ahli Kelautan, konsultan FAO di Kamboja tahun 2017, penemu teknologi budidaya udang Vaname ini menjabat sebagai kjepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng selama 12 tahun.
Doktor Hasanuddin Atjo adalah putra kelahiran tanah Poso 14 Mei 1960 dari Ayah almarhum H. Atjo Abdul Fattah dan Ibu almarhumah Hj. Andi Dewi. Saat itu orang tua Doktor Atjo ditugaskan sebagai Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) mempersiapkan calon Ibukota Sulteng di Poso, namun kemudian berpindah ke Palu.
Doktor Hasanuddin Atjo yang sering dipanggil Doktor Atjo dihubungi melalui Whatsapp membenarkan rencana akan ikut kontestasi Pemilihan Gubernur 2020 pasca masa jabatan Gubernur Longki Djanggola, MSi berakhir.
Sekaitan dengan partai yang akan mengusungnya serta wakil yang akan digandengnya, Atjo belum bersedia berkomentar lebih jauh.
“Menyangkut keluar dari partai mana dan berpasangan dengan siapa, saya belum bersedia berkomentar, ditunggu saja saatnya,” kata Doktor Atjo menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (11/3/2020).
Doktor Atjo membeberkan alasannya sehingga dirinya terpanggil mengikuti suksesi kepemimpinan di Provinsi Sulteng 2020 tersebut. Pertama, sebagai putra kelahiran Poso dan dibesarkan serta menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Palu, merasa sudah menjadi orang asli Sulawesi Tengah. Karena itu, ketika Gubernur Bandjela Paliudju di tahun 2007 meminta untuk kembali mengabdi ke tanah kelahirannya menjadi kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Hasanuddin Atjo langsung mengamininya. Pedahal di saat yang bersamaan akan dipromosikan menjadi wakil kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan.
Pertimbangan kedua kata Doktor Atjo, bahwa ia ingin berperan membagi keahliannya bagi kemajuan Sulawesi Tengah.
Dan ketiga, Doktor Atjo yang telah mempersunting gadis Tanah Kaili dan diberi keturunan empat putra, kesemuanya melengkapi motivasinya untuk ikut kontestasi Pilkada Sulteng 2020.
Sementara itu, keterangan dari sejumlah kalangan menyebutkan bahwa Doktor Atjo memiliki jaringan yang luas di tingkat pusat. Hal itu dibuktikan dengan kiprahnya menjadi ketua di beberapa asosiasi profesi dan bisnis, tenaga pengajar di beberapa perguruan tinggi serta sebagai konsultan nasional dan internasional, khususnya di budidaya udang vaname. (fit/palu ekspres)






