Senin, 6 April 2026
Daerah  

Diduga Mengidap Covid 19, Warga Asal Jogja yang Berkunjung di Desa Tompe, Menunggu Tes Swab

Jumriani

PALU EKSPRES, DONGGALA – Seorang warga dari Jogjakarta, yang tinggal di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala diisukan terinfeksi virus corona (COVID-19). Informasi ini cepat merebak di kalangan warga.
Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Kota Palu, Sulteng. Sumber Palu Ekspres di PKM Tompe dihubungi Palu ekspres membenarkan hal tersebut.

”Benar, salah satu warga Jogja mengalami gejala, dia (pasien) ini sudah langsung ke Undata,” kata sumber, Jumat  (17/4/2020). Untuk tempat tinggal sementara warga Jogja itu kata sumber, pihak PKM Tompe sudah melakukan penyemprotan disinfektasi dan warga yang pernah kontak juga dikarantina mandiri.

Sumber menyebutkan warga Jogja yang berprofesi sebagai pengumpul sarang walet tersebut pada hari Senin tanggal 13 April 2020 berangkat ke Kecamatan Balaesang untuk melakukan panen sarang wallet.

“Pasien yang dinyatakan positif Covid 19 ini berada di Sirenja dari tanggal 23 sampai 28 Maret 2020 dan telah melakukan interaksi dengan beberapa warga Sirenja,” ujarnya.

Saat ini kata sumber itu lagi, pihak PKM Tompe terus memantau perkembangan kesehatan warga Sirenja yang pernah kontak dengan PDP asal Jogja tersebut. Dia juga mengatakan PKM Tompe sangat membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.

Sementara itu juru bicara (Jubir) tehknis Satgas Covid-19 Sulawesi Tengah dr Jumriani Yunus dihubungi mengatakan status PDP asal Jogja tersebut belum bisa dipastikan terpapar Covid-19 karena belum ada hasil swab. Untuk diketahui rapid test dan pemeriksaan swab adalah pemeriksaan yang berbeda. Rapid test corona hanya bisa digunakan sebagai skrining atau penyaringan awal. Sementara itu untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19, hasil pemeriksaan swab lah yang digunakan.

“Jadi kami masih menunggu hasil pemeriksaan lab dari Makassar. Kita belum bisa pastikan positif karena belum ada hasil labnya. Baru kemarin dikirim ke Makassar, paling cepat 5 hari tergantung ada tidaknya rontgen di lab. Apalagi sekarang kesulitan rontgen,” jawab dia. (mg6/palu ekspres)