Minggu, 26 April 2026
Daerah  

Belum Tersentuh Bantuan, Polda Sulteng Bagi Sembako ke Nelayan

Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal menyerahkan langsung bantuan kepada nelayan, Selasa 23 Juni 2020 di Mako Polairud Mapolda Sulteng Desa Wani, Donggala. Foto: Hamdi Anwar.

PALU EKSPRES, PALU– Puluhan perahu nelayan menambatkan sauh di tepian pangkalan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulteng , Desa Wani Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng).

Mereka adalah nelayan dari sejumlah desa di sekitar Markas Polairud Polda Sulteng. Sejak pagi berkumpul menantikan kedatangan Kapolda, Irjen Syafril Nursal bersama rombongan.

Selasa 23 Juni 2020, mereka diundang khusus sebagai penerima bantuan sosial dari Polda Sulteng. Rangkaian kegiatan bakti sosial menjelang hari Bhayangkara ke 74 pada 1 Juli mendatang.

Menurut Syafril Nursal, nelayan di sekitar markas Polairud ini umumnya warga kurang mampu. Yang ketika terjadi pandemi Covid 19 sama sekali belum tersentuh bantuan. Baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Kami membagikan beras Bansos Polri untuk warga kurang mampu yang belum tersentuh bantuan pusat dan daerah yang terdampak covid,”kata Kapolda sesaat sebelum membagikan secara simbolis bantuan sosial itu.

Kali ini Kapolda menyebut, bantuan sosial Polri bagi masyarakat pesisir di Desa Wani ini berjumlah 3 ton beras. Yang telah dikemas dalam paketan 5 kilogram. Bantuan sosial diserahkan pada sedikitnya 600 warga pesisir yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

“Diera new normal, Polri akan terus berusaha peduli masyarakatnya. Khususnya wilayah pesisir. Dan kami harap itu bisa ringankan beban ekonomi masyarakat akibat dampak wabah covid 19 ini,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Syafril mengajak masyarakat untuk tetap berpartisipasi aktif dalam usaha memutus mata rantai penyebaran wabah tersebut. Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid. Rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan.

“Kalau ga ada urusan penting, gak usah keluar rumah,” harapnya.

Iapun mengimbau, masyarakat pesisir khususnya nelayan ikut menjaga kemanan pangkalan Polairud Sulteng. Pangkalan itu menurutnya juga adalah instalasi yang harus dijaga bersama dengan baik.

“Mari kita jaga. Karena kita sama sama komunitas laut. Jika terjadi masalah di laut, bisa minta bantuan Polairud. Begitupun sebaliknya. Pangkalan ini juga milik masyarakat,”terang Kapolda.

Kepada personilnya, Kapolda meminta agar bisa terus menjaga kerjasama dengan masyarakat. Membangun kemitraan dengan masyrakat nelayan.
Karena mereka sangat mengerti tentang laut.

Kepolda menambahkan, Polri akan terus berusaha membantu masyarakat. Terlebih pada masa pendemi Covid 19 yang belum berakhir ini.

“Selama korona belum baik, Polri tetap akan usahakan membantu masyarakat. Baik melaui porogram APBN maupun program Kepolisian,”pungkasnya.

Selain membagi bantuan beras secara simbolis kepada nelayan, bantuan juga didistribusikan dengan menggunakan dua kapal laut milik pangkalan Polairud Polda Sulteng. (mdi/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777