PALU EKSPRES, PALU- Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palu menjadi salah satu kantor yang rusak parah akibat bencana gempa, September 2018 silam. Kantor yang di jalan Balai Kota Timur tersebut hingga kini belum bisa digunakan.
Pemkot sendiri berencana baru akan menganggarkan pembangunan kantor DPKP pada tahun 2021 mendatang.
Wali Kota Palu Hidayat mengatakan, tahun ini anggaran Pemkot Palu tidak memungkinkan untuk membangun. Karena masih memprioritaskan program pemulihan dampak bencana. Terlebih lagi saat ini APBD dialihkan 50persen untuk penanganan dan pengendalian wabah Covid 19.
“Insyaallah tahun depan pembangunan kantor bisa kita anggarkan,”kata Hidayat, saat menyerahkan 1 unit mobil Damkar bantuan Jepang, Kamis 9 Juli 2020 di depan Kantor Damkar lama, komplek Kantor Wali Kota Palu.
Terkait bantuan mobil Damkar bantuan Jepang, Hidayat berharap bisa menunjang tugas-tugas DPKP Palu dan berjalan lebih optimal lagi.
Menurutnya bantuan itu diperoleh atas kerja keras Kepala DPKP beserta jajarannya.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras ini,”katanya.
Hidayat mengakui kinerja DPKP sudah berjalan optimal dalam pelayanan kepada masyarakat. Karena itu pula, DPKP Palu dinobatkan sebagai peringkat 3 nasional untuk pelayanan masyarakat.
Dalam penanganan dan pengendalian wabah Covid 19, pun DPKP ujar Hidayat juga turut berkontribusi. Menjadi satu tim penyemprotan disinfektan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI).
“Karena dalam penanganan wabah ini kami membentuk beberapa tim. Termasuk tim surveillance yang setiap hari memantau masyarakat,”demikian Hidayat. (mdi/palu ekspres)






