PALU EKSPRES, PALU-Gubernur Sulteng H Longki Djanggola meminta Dinas Kehutanan (Dishut) Sulteng memprogramkan pelatihan-pelatihan berkelanjutan untuk masyarakat. Khususnya dalam memproduksi olahan-olahan yang punya daya saing sesuai harapan masyarakat petani yang ada disekitar hutan.
Demikian Longki dalam kegiatan launching gerai Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di halaman Kantor Dishut Sulteng, Senin 17 Agustus 2020.
Longki mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dishut atas KPH yang telah memotori lahirnya gerai KPH sebagai sarana strategis untuk memamerkan dan menjual produk-produk hasil olahan KPH Se Sulteng. Yang hingga kini sudah terbentuk sebanyak 13 organisasi KPH di kabupaten/kota.
Pihaknya kata Longki akan terus mendorong pelibatan masyarakat dan lintas sektor dalam praktek pengelolaan hutan berbasis kemitraan. Misalnya lewat pola tumpang sari, pembangunan wisata alam, atau pemanfaatan hasil hutan bukan kayu rotan, getah pinus, getah damar, atau usaha produktif kelompok tani hutan lainnya.
Longki mengaku optimis bahwa pengelolaan hutan pada wilayah KPH dapat berjalan sesuai tujuan serta memberi dampak multiplier effect. Yaitu bagi lingkungan. Misalnya ditandai dengan peningkatan tutupan hutan dan perbaikan kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) secara sosial yang ditandai dengan menurunnya konflik tenurial dan kemiskinan.
“Dan secara ekonomi yaitu meningkatnya kesejahteraan dan pendapatan daerah,”ucapnya.
Dengan semangat kemerdekaan untuk merdeka dari pandemi COVID-19, Longki juga berharap dapat menginspirasi dan melecut semua untuk makin memantapkan peran KPH dalam hal pembinaan dan fasilitasi pemasaran usaha masyarakat sekitar hutan, terutama melalui gerai KPH.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap agar para Kepala KPH senantiasa melaksanakan tugas dan pengabdiannya dengan baik, sehingga tujuan pembangunan daerah dapat terwujud,”tuturnya.
“Mudah-mudah semua yang diproduksi oleh anggota KPH di Prov. Sulawesi Tengah akan mempunyai daya saing dengan produk-produk olahan lainnya yang sudah beredar,”harapnya.
Kepala Dinas Kehutanan Sulteng Nahardi, menyebut, selain launching gerai KPH Sulteng, pihaknya juga akan membagikan 1.200 paket produk-produk olahan binaan KPK Sulteng untuk masyarakat Palu dan sekitarnya. (humas)






