PALU EKSPRES, PALU- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga tak mampu di Kelurahan Lolu Utara terus digenjot pemerintah kelurahan setempat.
Hingga Selasa 1 September 2020, sebanyak 207 Kepala Keluarga (KK) telah mendapatkan dana stimulus akibat dampak pandemi Covid 19 tersebut.
Lurah Lolu Utara, Nanda Andriana menjelaskan, jumlah warga penerima manfaat BLT di wilayahnya sebanyak 212 KK. Dari jumlah itu, masih terdapat 5 KK yang belum mengambil dana tersebut.
“Sudah hampir 100 persen tersalurkan,” kata Nanda, Selasa 1 September 2020.
Nanda menyebut, proses pembayaran BLT sudah mulai dilakukan sejak Jumat 28 Agustus 2020 pekan lalu. Atau tepat setelah pihaknya menerima informasi bahwa dana sudah berada di kantor POS Indonesia.
Sebelum mengambil dana di Kantor POS, warga penerima manfaat kata dia terlebih dahulu mengambil lembaran barcode untuk menjadi syarat pengambilan dana. Lembaran barcode ini dikeluarkan dari pihak Dinas Sosial.
“Jadi ada semacam lembaran barcode untuk masing-masing penerima lalu dibawa ke kantor POS,” ujarnya.
Dia menambahkan, dalam proses pencairan dana BLT, masih terdapat beberapa warga yang kurang hati-hati dengan lembaran barcode tersebut. Sehingga pencairannya terkendala.
“Itu syarat utama. Kalau hilang, warga bisa kesulitan. Karena tidak bisa digantikan dengan bukti keabsahan lain bahwa warga bersangkutan memang benar-benar adalah penerima manfaat,”terangnya.
Pada bagian lain Nanda menjelaskan, pihaknya kini juga tengah mendampingi petugas pemutakhiran (endomerato) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di wilayah kerjanya. Menurutnya ada sebanyak 481 KK yang datanya harus dimutakhirkan kembali untuk kepentingan penyaluran program-program bantuan sosial pemerintah.
Berdasarkan hasil sementara, dari 481 KK yang dimutakhirkan, 9 diantaranya beralamat bukan di Kelurahan Loli Utara.
“Ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan dinas sosial,”pungkasnya.(mdi/palu ekspres)






