PALU EKSPRES, PARIMO– Sebanyak 35 rumah warga Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, terendam lumpur akibat sungai Bambalemo meluap, Senin (7/9/2020) sekitar pukul 18.00 WITA.
Wilayah Parigi dan sekitarnya beberapa bulan terakhir ini kerap dilanda hujan deras disertai angin yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan banjir.
Kepala Desa Bambalemo, Irvan Adenan, Selasa (8/9/2020), di lokasi banjir kepada wartawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan sejumlah rumah warga yang terdampak banjir.
“Ada sekitar 35 rumah warga yang terendam air dan lumpur, sementara yang rusak saat ini masih dilakukan pendataan,” ujarnya.
Warga yang rumahnya terendam lumpur akibat banjir kata Irvan, sudah di evakuasi ke tempat yang lebih aman. Menurut dia, sekitar 45 kepala keluarga (KK) telah dievakuasi dan diungsikan di salah satu gedung sekolah di desa setempat.
“Jumlah warga yang diungsikan dari dusun II sebanyak 40 KK, kemudian dari dusun I sebanyak 5 KK, jadi semuanya 45 KK,” jelasnya.
“Dari 45 KK yang mengungsi, ada 16 KK diungsikan di Madrasah Alkhairaat Desa Bambalemo dan yang lainnya mengunsi ke rumah keluarga masing-masing,” tambahnya.
Bukan hanya itu katanya, luapan banjir juga mengakibatkan jalan menuju SMK Negeri I Parigi terputus.
Pantauan media ini, selain merendam rumah warga, banjir juga meluap hingga ke SMK Negeri I Parigi dan lokasi pabrik kayu yang kebetulan berdekatan dengan muara sungai tersebut.
Sejak awal kejadian hingga saat ini pihak Kepolisian, TNI, BPBD, PMI, Tagana Dinsos Parimo, aparat desa setempat, masyarakat, dan pihak lainya sudah turun membantu warga membersihkan puluhan rumahnya yang terdampak banjir. (asw/palu ekspres)






