PALU EKSPRES, PARIMO– Bupati Parigi Moutong (Parimo) Samsurizal Tombolotutu mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer dan atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Parimo untuk tetap menjaga netralitasnya pada pemilihan gubernur/wakil gubernur Sulawesi Tengah tahun ini.
Hal itu disampaikan Samsurizal pada saat memberikan arahan sehubungan dengan persiapan persentase sektor unggulan Parimo oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).
Persentase ini dilaksanakan dalam rangka rencana kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Parimo ke Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Senin (14/9/2020). Dijelaskannya, Pemkab Parimo pada bulan Februari lalu telah melaksanakan penandatangan MoU tentang netralitas ASN dan Honorer bersama Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020.
Mengingat pentingnya hal tersebut, sehingga Bupati Samsurizal melalui kesempatan itu kembali menyampaikan kepada ASN agar dalam perhelatan Pilgub Sulteng tahun ini untuk tetap bersikap netral.
Menurutnya, tujuan MoU tentang netralitas ASN dan honorer sebagai upaya pencegahan, khususnya kepada aparatur sipil negara untuk tetap netral atau tidak terlibat politik praktis dalam pelaksanaan Pilkada serentak nantinya.
“Dan bagi ASN dan tenaga honorer yang melanggar netralitas, maka akan berhadapan dengan Bawaslu untuk diproses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Bupati.
Diketahui, jumlah ASN di Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 6.424 orang. Sehingga, dengan jumlah pegawai yang sebanyak itu diharapkan tidak ada yang terlibat dalam politik praktis.
“Biarkan proses pelaksanaan demokrasi ini berjalan dan kita sebagai ASN tugasnya tetap mempertahankan netralitas dan terus perbaiki kinerja. Jangan ada politik praktis yang bisa mencederai status kita sebagai ASN,” ujarnya. (asw/palu ekspres)
Pilgub Sulteng, Bupati Ingatkan ASN di Parimo Tetap Jaga Netralitas






