PALU EKSPRES, SIGI– Berdasarkan data BPJS saat ini ada sekitar 22 fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sigi. Ada 1 Rumah Sakit dan 21 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
“Saat ini masih banyak masyarakat Sigi yang berobat di luar Kabupaten Sigi,” kata Kepala Cabang BPJS kesehatan Palu Wahidah pada video conference Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan BPJS Kesehatan Tahap II.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Muh. Basir, didampingi Kepala BKPSDMD, Kepala BKAD, dan Kadis Sosial Kabupaten Sigi, bertempat di aula Kantor Bupati Sigi.
Wahidah berharap, kedepan seluruh masyarakat Kabupaten Sigi dapat berobat di rumah sakit yang ada di Kabupaten Sigi,sehingga bisa menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Sigi.
Terkait pelayanan yang ada di Puskesmas, sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan diharapkan bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat melayani masyarakat secara optimal terlebih dahulu. Puskesmas juga diharapkan dapat melakukan entry data secara rutin jumlah yang dilayani dan melakukan pencatatan yang lebih baik.
Wahidah berterima kasih kepada Puskesmas karena hampir sebagian besar Puskesmas sudah rutin memasukkan klaimnya kepada BPJS agar dapat diproses dan dibayarkan. Tetapi masih ada juga Puskesmas yang ada di Kabupaten Sigi yang sama sekali belum memasukkan klaimnya, yaitu Puskesmas Kantewu, Lindu dan Banasu.
Di tengah kondisi Covid-19 saat ini lanjutnya, untuk para pasien penderita Covid yang dilayani oleh rumah sakit dapat diklaimkan juga kepada BPJS Kesehatan. Ia juga meminta dukungan terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Sigi. Di mana dirinya berharap di tengah kondisi Covid saat ini, FKTP atau puskesmas serta rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Sigi, dapat memanfaatkan antrian online sehingga peserta atau masyarakat yang ingin berkunjung ke Puskesmas atau RS dapat mengambil antrian terlebih dahulu dari rumah sebelum berkunjung. Sehingga bisa memprediksi waktu berkunjungnya dengan melihat antrian yang muncul secara real time.
Ia juga berharap peningkatan pemanfaatan dari Mobile JKN Faskes. BPJS kesehatan telah menyiapkan aplikasinya yang dapat dimanfaatkan oleh dokter di Puskesmas, sehingga bisa melakukan konsultasi secara online dengan peserta yang terdapat di Puskesmasnya. Dan, sebagai dukungan dalam pencegahan penyebaran Covid, BPJS kesehatan mengeluarkan aplikasi untuk antrian online, mobile jkn faskes, yang dapat dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sigi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Muh. Basir berharap agar display di rumah sakit bisa optimal dalam waktu dekat termasuk mobile JKN faskes.
Basir berharap, adanya penambahan fasilitas kesehatan, serta mengucapkan terima kasih kepada Direktur RS Torabelo dan Kadis Kesehatan Kabupaten Sigi karena sudah berusaha mengatasi masalah yang dihadapi bersama.
Vidcon ini juga diikuti oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Palu, Kepala BPJS kesehatan Kabupaten Sigi, Direktur Rumah Sakit Torabelo, dan Kadis Kesehatan Kabupaten Sigi. (mg4/palu ekspres)






