PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Adrudin Nur membuka secara resmi kegiatan sosialisasi terkait program Tagana Masuk Sekolah (TMS).
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di SDN Inti Lemusa Kecamatan Parigi Selatan, Selasa (17/11/2020).
“Terima kasih kepada ibu kepala sekolah beserta siswa yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini, dan juga sudah menyediakan tempat kepada kami,” kata Adrudin dalam sambutannya.
Dengan adanya kegiatan TMS ini, ia berharap kedepannya bukan hanya 10 sekolah saja yang dilibatkan dalam sosialisasi tentang kebencanaan oleh Tagana Kabupaten Parigi Moutong. Melainkan di seluruh sekolah yang ada di kabupaten itu, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan bencana banjir.
“Kami berharap bahwa, kedepanya bukan hanya 10 sekolah ini yang dilibatkan mungkin juga ke sekolah-sekolah lain,” harapnya.
Ia juga meminta kepada tim Tagana Parimo untuk melatih para guru tentang kebencanaan.
” Permohonan saya juga agar kegiatan ini sekaligus berjalan mungkin, ada waktu dari tim Tagana bisa melatih juga saya punya guru-guru, supaya pekerjaan ini dapat kita pikul bersama,” ujarnya.
Sehingga, apabila guru-guru nantinya ketika melakukan intervensi ke sekolah, dan apabila ada hal-hal baru dalam kegiatan ini tim Tagana, tinggal melihat bagaimana progres pencapaian dalam kegiatan tersebut.
“Jadi, dengan begitu guru-guru yang sudah mendapatkan sosialisasi nanti sudah bisa berbagi dengan para guru yang ada di wilayah Parigi Moutong. Karena Parimo ini merupakan salah satu daerah yang kerap dilanda bencana banjir,” sebut Adrudin.
Menurutnya, program ini dapat berkelanjutan hingga ke jenjang SMP. “Saya berharap, kegiatan ini dapat berlanjut hingga ke tingkat SMP. Karena, saya lihat usianya kalau siswa SD ini masih kecil-kecil, mungkin kedepannya bisa dilibatkan siswa SMP, sehingga nantinya bisa menjadi mitranya Tagana,” ujarnya. (asw/palu ekspres)






