Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Mengutuk Insiden Kekerasan, Ketua PWNU Sulteng: Teror Tak Akan Menyelesaikan Masalah

Abdullah Latopada. Foto: NU.or.id

PALU EKSPRES, PALU– Ketua Tanfidziyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sulawesi Tengah Abdullah Latopada mengutuk keras peristiwa pelanggaran dan teror  yang telah menimbulkan korban jiwa di Desa Tokelemo Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo,  Kabupaten  Sigi, Jumat (27/11/ 2020).

Ia menegaskan,  apapun alasannya aksi teror dan kekerasan  tidak dapat diterorir.  Karena itu adalah bentuk pelanggaran kemanusiaan, tidak hanya melanggar hukum positif tapi juga melanggar norma-norma agama.

“Agama apapun tidak membenarkannya (aksi terror dan kekerasan),” kata Abdullah Latopada melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (29/11/2020).

Olehnya itu, kata Abdullah,  atas insiden kekerasan yang telah menimbulkan 4 korban jiwa warga tak berdosa di Desa Lemban Tongoa, NU meminta agar semua pihak  lebih mengedepankan nurani dan prinsip kebenaran daripada emosional. Ia  juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah tanpa terkecuali agar tidak mudah terprovokasi atas insiden kekerasan tersebut dan tetap menjaga persatuan antarsesama umat tanpa memandang agama, suku dan ras.

Sebab, menurut mantan kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah itu, kekerasan dan teror tidak akan menyelesaikan masalah.  Malah akan semakin menambah permusuhan dan konflik berkepanjangan.

“Karena itu, siapapun dia bila melakukan tindakan kekerasan kemanusiaan apalagi menimbulkan korban, maka hukum harus ditegakkan dan ditegaskan kepada pelaku kriminal sehingga dapat memberi efek jera,” imbuhnya.

Kepala Kepolisian Resor Sigi AKBP Yoga Priyahutama menduga pelaku kekerasan menyebabkan korban jiwa adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

“Terindikasi seperti itu ada kemiripan dari saksi-saksi yang melihat langsung saat kejadian yang kami konfirmasi dengan foto-foto (DPO MIT Poso) ada kemiripan. Terindikasi,” kata Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama, Sabtu (28/11/2020).

Kapolres mengatakan bahwa situasi terakhir kondusif, bahkan anggota Brimob, polres, dan dari satgas telah melakukan pemulihan trauma (healing) agar jangan sampai warga ketakutan terkait dengan kejadian tersebut. (bid/ant/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital