Senin, 10 Agustus 2026
Daerah  

Masyarakat Lembobelala, Morut, Menolak Replanting Karet ke Sawit

Johonson Tagoe. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, MORUT-Masyarakat Lembobelala, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut), menolak rencana PT. Perkebunan Nusantara (PTPN XIV) Unit Usaha Kebun Beteleme melakukan replanting karet ke sawit. Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Desa (Kades) Lembobelala, Jhonson Tagoe.

“Masyarakat saya sudah sepakat untuk menolak replanting karet ke sawit di wilayah Lembobelala. Kalau di luar itu silahkan saja, tapi jangan di wilayah kepolisian desa Lembobelala,” kata Jhonson melalui keterangan tertulis yang diterima Palu Ekspres, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, selama 30 tahun PTPN XIV mengelola kebun karet di Lembobelala tidak pernah ada efek kesejahteraan yang diberikan kepada masyarakat. Kata Jhonson, PTPN XIV justru membuat masyarakat sengsara.

“Kenapa saya katakan sengsara? Karena selama ini tanah-tanah masyarakat diklaim secara sepihak oleh perusahaan. Sementara, anak-anak kampung di sini tidak pernah direktrut jadi tenaga kerja. Apakah itu tidak menyengsarakan?” sesalnya.

Sehingga kata Jhonson, pihaknya akan terus menolak konversi tanaman karet ke sawit jika perusahaan PTPN XIV tetap ngotot melakukan replanting.

“Kami minta agar perusahaan tidak melanjutkan rencana replanting. Jika rencana itu tetap dilanjutkan, maka kami minta tanah-tanah kami dikeluargakan dari HGU, biarkan kami yang kelola sendiri,” tuturnya.

Jhonson juga berharap agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah tidak lagi memperpanjang izin HGU PTPN XIV di Lembobelala yang akan berakhir pada tahun 2023.

“Kami minta Gubernur memberikan kebijakan yang terbaik untuk masyarakat. Kebijakan yang kami inginkan adalah tanah-tanah masyarakat dikembalikan, biarkan kami yang kelola sendiri,” pintahnya.

Selain itu, ia juga berharap agar PTPN XIV memberikan tanggungjawab sosial berupa Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat di Desa Lembobelala.

“Kurang lebih 30 tahun beroperasi, PTPN XIV tidak pernah memberikan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat. Padahal, ada aturan yang mewajibkan setiap perusahaan untuk memberikan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat sekitar. Tapi, perusahaan ini tidak, mereka sama sekali tidak peduli dengan masyarakat,” kata Jhonson.

Dia juga berharap agar PTPN XIV dan perusahaan sawit se Lembo Raya agar memperhatikan jalan masuk dari Beteleme ke Kecamatan Lembo Raya. Selama ini, kata Jhonson, jalan itu rusak parah, tapi perusahaan tak pernah mau memperbaikinya. Padahal kata Jhonson, saban hari perusahaan menggunakan jalan tersebut untuk memuat hasil karet dan sawit, tapi tak pernah diperhatikan.

“Kita semua berharap agar perusahaan-perusahaan itu memperhatikan kondisi jalan. Kan mereka juga yang lalui selama ini, jadi mereka punya tanggungjawab dong. Masa pemerintah yang mau subsidi perusahaan itu kan terbalik,” tutupnya. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization