PALU EKSPRES, PARIMO- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Lewis, mengatakan, sesuai dengan arahan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil bahwa di tengah pandemi Covid-19, Dukcapil di daerah tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di tengah pandemi Covid-19 ini kami tetap memberikan pelayanan tetapi dengan tetap mengikuti standar protokol kesehatan,” kata Lewis di Parigi, Kamis (14/1/2021).
Ia mengaku, dalam situasi pandemi ini tantangan berat yang dihadapi adalah dengan semakin meluasnya penyebaran Virus Corona di Kabupaten Parigi Moutong. Sementara, Dukcapil sendiri adalah sebagai salah satu sentral pelayanan publik.
“Olehnya, kita mengacu pada protokol kesehatan dan melakukan sistem shift untuk pelayanan serta membatasi pemohon yang kontak langsung. Kecuali perekaman, sulit kita hindari tetapi kami memberikan alat pelindung diri yang cukup,” jelasnya.
Sekaitan hal itu, pihaknya tetap berusaha menjaga sterilisasi ruangan pelayanan, serta mengatur jarak tempat duduk bagi masyarakat yang bermohon untuk membuat KTP.
“Ketika mereka ke luar dari ruangan kita tidak tahu seperti apa mereka, tapi kita berharap dalam pelayanan ini masyarakat minimal kebutuhan dasar dokumennya bisa terpenuhi,” ujarnya.
Dia mengatakan, penyebaran Virus Corona di Parimo yang semakin bertambah ini, memaksa pihaknya harus mencari pola-pola pelayanan yang lebih aman dan terjamin keakuratan data penduduk.
Di satu sisi lanjut dia, kebutuhan masyarakat terkait dokumen kependudukan semakin meningkat, karena banyaknya bantuan dari pemerintah di mana hampir semua masyarakat yang membutuhkan persyaratan dokumen kependudukan tersebut.
Oleh karena itu, tambahnya, Dukcapil mengatur strategi bagaimana cara tetap memberikan pelayanan meskipun terbatas. Dengan demikian, tahun ini pihaknya berusaha melakukan pengadaan alat komunikasi data. Sehingga, tidak ada gangguan secara personal.
“Kemarin kita sempat menggunakan secara pribadi, rupanya mereka tidak nyaman dengan kondisi itu. Sebab, biar tengah malam banyak yang mengirim data,” ujarnya. (asw/palu ekspres)






