Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Antisipasi Dampak Pandemi, Target Penurunan Angka Kemiskinan Parimo hingga 14 Persen

Kepala Bidang Ekonomi Bappelitbangda Parimo, Nur Novianti Banda. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Nur Novianti Banda angkat bicara mengenai angka kemiskinan di Parimo.

“Angka kemiskinan yang dirilis BPS sebenarnya itu inflasi. Karena, mereka menghitung jumlah penduduk miskin berdasarkan garis kemiskinan,” kata Nur Novianti kepada wartawan usai menghadiri Bimtek pelaksanaan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial di Bappelitbangda, Senin (15/3/2021).

Menurutnya, garis kemiskinan di Parigi Moutong sendiri dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam mengakses harga bahan pokok. “Jadi jika diberikan harga tidak terlalu tinggi, maka Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kita bisa rendah, nah itu bisa menurunkan angka kemiskinan kita,” ujarnya.

Namun, kata dia, pemerintah tidak bisa terlena. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus turut mengintervensi. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Jangan sampai di tengah pandemi Covid-19 ini angka kemiskinan kita naik,” ujarnya.

Novianti menjelaskan, pemerintah daerah tetap berupaya untuk menjaga konsistensi terkait upaya penurunan angka kemiskinan. Karena di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Parimo sendiri, pemerintah menargetkan di akhir RPJMD nanti, angka kemisikinan berada di kisaran 15 hingga 14 persen.

“Jadi, Alhmdulillah untuk tahun 2020, kita berada di angka 15,85 persen. Dan itu kita akan pertahankan sampai di akhir RPJMD nanti,” ucapnya.

Ia menambahkan, langkah strategis yang akan dilakukan untuk tahun 2021agar lebih terukur lagi terkait intervensi program penanggulangan angka kemiskinan sesuai regulasi, pihaknya akan menyusun Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD).

“Untuk tahun 2021 ini, kita akan menyusun dokumen RPKD bersama tenaga ahli,” ujarnya.

Kemudian, dalam dokumen itu nanti katanya, memuat apa saja langkah-langkah strategis pemerintah daerah setempat selama lima tahun kedepan, dalam menyusun bagaimana program penaggulangan kemiskinan di Parigi Moutong. (asw/palu ekspres)