PALU EKSPRES, PALU– Inflasi Kota Palu pada Bulan Mei 2021 mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibanding inflasi pada bulan sebelumnya. Berdasarkan laporan BPS, inflasi Kota Palu pada Bulan Mei 2021 tercatat sebesar 0,68 persen.
“Dibanding bulan sebelumnya, inflasi kota Palu hanya sebesar 0,08 persen sehingga terjadi kenaikan sebesar 0,60 persen,” kata Kepala BPS Kota Palu G. A. Nasser melalui rilis BPS yang diterima media ini, Rabu (2/6/2021).
Kenaikan indeks harga pada kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya yang sangat berpengaruh terhadap iniflasi di Kota Palu yakni sebesar 2,90 persen, disusul kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,52 persen. Kemudian kelompok transportasi sebesar 0,77 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,73 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,61 persen.
“Sementara penurunan indeks harga terjadi pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen,” kata Nasser.
Adapun komoditas yang memiliki andil terhadap inflasi Mei 2021 di antaranya, ikan selar sebesar 0,23 persen, ikan cakalang sebesar 0,13 persen, tarif angkutan udara sebesar 0,08 persen, telur ayam ras 0,06 persen, rekreasi 0,05 persen.
“Popok bayi sekali pakai atau diapers juga memiliki andil terhadap inflasi Kota Palu di bulan ini yaitu sebesar 0,03 persen, sama seperti andil ikan layang sebesar 0,03 persen,” ujarnya.
Sementara itu, beberapa komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi Mei 2021 di antaranya, ikan ekor kuning sebesar 0,05 persen, bawang merah 0,03 persen, ikan teri 0,03 persen, cabai rawit 0,02 persen, beras 0,02 persen, dan cabai merah sebesar 0,02 persen.
Secara umum, laju inflasi tahun kalender 2021 Kota Palu sebesar 1,39 persen dan inflasi year on year (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 2,96 persen. (bid)
Inflasi Kota Palu Melonjak, Indeks Kelompok Rekreasi Memiliki Andil Besar






