Minggu, 27 September 2026
Opini  

Tuaka Untuk Negeri

TASRIEF SIARA

Tasrif Siara, Praktisi Media Komunikasi Publik

SABTU malam Mahaswara Indonesia menggelar Webinar seri 5 bertajuk, arah baru pembangunan Sulteng yang tertuang dalam rancangan awal RPJMD. Ahlis Djirimu, PhD ditampilkan sebagai pembicara kunci karena dia adalah ketua tim penyusun RPJMD Sulteng.

Mahaswara Indonesia ini menggagas lahirnya satu group pertemanan melalui whatsapp. Namanya Tuaka Untuk Negeri.  Anggotanya adalah orang-orang hebat Sulteng yang telah berdiaspora di berbagai penjuru negeri, maupun yang mukim di Sulteng. 

Gagasan untuk kemajuan Sulteng saban hari diulas di group Tuaka Untuk Negeri. Frekuensi pembahasan sangat laju dan dinamis. Jeda sedikit kita sudah ketinggalan jauh. Dari diskusi itu kadang lahir gagasan untuk di Webinarkan.

Webinar sabtu malam kemarin, Mahaswara Indonesia memilih sejumlah pembahas hebat-hebat. Topik yang mereka ulas juga sangat menarik. Intinya untuk kemajuan Sulteng yang lebih baik. Sayangnya gagasan yang hebat-hebat itu lahir ketika penyusunan RPJMD Sulteng memasuki fase finishing.

Diskusi di group Tuaka Untuk Negeri itu asik dinikmati. Anggotanya sangat beragam. Dari politisi, pejabat, pengacara, akademisi, jurnalis, pengusaha dan beragam profesi lainnya. Ragam perspektif bisa dijumpai disana.

Tak selamanya hal yang serius didiskusikan, canda, igauan juga sering dijumpai disana. Tapi terkadang ada anggota group tensinya meninggi dalam merespons karena ada anggota lainnya punya sikap yang opposite. Bagi saya, nikmati saja, dari sana dinamika baru bisa lahir.

Topik diskusi yang berat-berat selalu mendominasi, saya hanya bisa menikmati dan belajar dari kawan-kawan yang hebat-hebat itu, belum bisa berkontribusi. Ilmu belum sampai. Seperti soal Sulteng In corporate, tambang, perkebunan skala besar dan lainnya.

Terkadang saya hanya bermimpi, semoga gagasan-gagasan besar dari Tuaka Untuk Negeri itu bisa memberi efek terhadap peretasan disparitas pembangunan antar kota kabupaten di Sulteng.
Kalau kita merujuk pada beberapa data indikator pembangunan, kadang kita jumpai hal menarik dan cenderung anomaly.

Untuk contoh, jika kita buat grafik Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis kota kabupaten tahun 2021, disana bisa dilihat deretan grafik yang mirip pagar yang tidak rata. Ada yang ketinggian sekali seperti Kabupaten Morowali, pagar agak di tengah Kabupaten Banggai dan Kota Palu. Pagar yang sangat rendah sekali, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.

Contoh kedua. Grafik kemiskinan. Jika kita masukan angkanya, akan tercetak pagar yang juga tidak rata. Pagar tertinggi kemiskinannya Kabupaten Donggala 17,39 persen dan pagar terendah Kota Palu 6,80 persen. Mengapa bisa begitu? Itulah masalahnya. Dan itulah dispasritas pembangunan antar kota kabupaten yang saya maksud. Mungkin keliru, maaf.

Contoh yang terakhir, PAD dan pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Morowali tertinggi di seluruh kabupaten kota di Sulteng. Dua indikator itu ternyata tidak memberi efek terhadap penurunan angka kemiskinan, angkanya masih 13,43 persen.

Di provinsi kita ini, masih terdapat dua belas kabupaten angka kemiskinannya di atas 12 persen, hingga Sulteng terkategori kemiskinan ekstrim. Seperti apa solusinya, kita tunggu teman-teman di Tuaka Untuk Negeri bisa membahasnya secara serius.

Salandoa untuk para diaspora Sulteng di seluruh penjuru negeri. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam