PALUEKSPRES, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura mengakui bahwa Sulawesi Tengah merupakan daerah yang sangat kaya, banyak perusahaan tambang tapi DBH-nya hanya Rp181 Miliar.
“Olehnya pemerintah daerah akan melakukan rekonsiliasi dengan Kementerian ESDM selanjutnya dengan kementerian keuangan,” ujar Rusdi Mastura saat menerima kunjungan Kepala BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah, Evenri Sihombing, Selasa, 12 Oktober 2021.
Menurut Gubernur, memang perlu ada pembenahan secara menyeluruh dan juga perlu diberikan peran perusahaan daerah dalam pengelolaan tambang dan pengelolaan potensi daerah.
Harapannya Perusda dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan fiskal daerah sehingga melihat kondisi yang ada perlu pembenahan menyeluruh dan rekonsiliasi terhadap peningkatan Fiskal Daerah.
“Maka Tahun 2023 kita harapkan adanya peningkatan Fiskal Daerah sebesar Rp1 Trilyun,” tandas Gubernur dalam siaran pers yang diterima Palu Ekspres, Selasa.
Pada kesempatan itu Gubernur meminta dukungan dan kebersamaan BPKP untuk memberikan masukan dalam hal peningkatan fiskal daerah, penyusunan anggaran pemerintah Daerah.
Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah Evenri Sihombing mengatakan perlunya peningkatan fiskal daerah untuk percepatan pembangunan Sulawesi Tengah serta perlunya pengamanan aset daerah.
Menurutnya, untuk mencapai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur “Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju” perlunya peningkatan anggaran belanja modal sampai 40persen.
Untuk itu kata dia, BPKB siap mendukung langkah pemerintah Provinsi Sulteng. (aaa/paluekspres)
Gubernur Rusdy: Sulteng Banyak Tambang, Namun DBH Hanya Rp181 Miliar






