PALUEKSPRES, PARIMO- Kepala Bidang Manajemen Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Ince Pina, mengimbau kepada pihak sekolah untuk segera melaporkan jika ada kendala di lapangan terkait pelaporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kami Dinas Pendidikan sangat mengharapkan agar sekolah segera melaporkan, misalnya ada perubahan di lapangan, tolong dikomunikasikan kepada kami Tim BOS,” kata Ince Pina kepada wartawan di Parigi, Selasa (2/11/2021).
Menurut dia, peran aktif kepala sekolah dan bendahara dalam pengelolaan dana BOS sangat dibutuhkan.
“Untuk tingkat SMP ini, proses verifikasi laporan tahap dua Insya Allah tidak ada kendala, dan pencairan tahap tiga sedang berlangsung,” ujar Ince Pina.
Sebelumnya kata dia, pihak sekolah telah diminta untuk melakukan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS). Hal itu dilaksanakan untuk penganggaran kegiatan pembelajaran sekolah Dalam Jaringan (Daring) dan kegiatan Luar Jaringan (Luring) atau pembelajaran tatap muka terbatas yang telah dilaksanakan saat ini.
Untuk verifikasi tahap II dan penyusunan rencana kegiatan anggaran sekolah kata dia, semuanya telah dilaksanakan.
“Mereka kan, buat dulu manualnya setelah itu baru kita input,” jelasnya.
Hal itu juga kata dia, disesuaikan dengan anggaran pada saat pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Di mana anggaran tersebut telah masuk dalam anggaran perubahan dana BOS tahap tiga.
Anggaran yang masuk dalam perubahan itu, seperti anggaran transportasi dan konsumsi tenaga guru pada saat pelaksanaan ANBK yang telah dilaksanakan. Kemudian, kegiatan itu juga dilaksanakan hingga sore hari, sehingga masuk dalam penyesuaian penganggaran.
Sejauh ini tambahnya, proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah tahap tiga khusus untuk jenjang SMP di Parigi Moutong mencapai 85 persen. Sehingga, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), maka pihak sekolah diminta segera membelanjakan dana BOS sesuai dengan rencana kegiatan anggaran sekolah.
“Berdasarkan hasil evaluasi BOS kemarin, harusnya tahun ini tidak ada Silpa. Makanya pencairan di tahap tiga itu di percepat. Jadi Insya Allah tahun ini pencairanya cepat, agar segera mereka realisasikan,” ujarnya. (asw/paluekspres)






