Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Disdikbud Parimo Minta Sekolah Antisipasi Dana Silpa, Ini Solusinya….


PALUEKSPRES, PARIMO- Kepala Bidang Manajemen Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Ince Pina, mengimbau kepada pihak sekolah untuk segera melaporkan jika ada kendala di lapangan terkait pelaporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 
“Kami Dinas Pendidikan sangat mengharapkan agar sekolah segera melaporkan, misalnya ada perubahan di lapangan, tolong dikomunikasikan kepada kami Tim BOS,” kata Ince Pina kepada wartawan di Parigi, Selasa (2/11/2021).
Menurut dia, peran aktif kepala sekolah dan bendahara dalam pengelolaan dana BOS sangat dibutuhkan.

“Untuk tingkat SMP ini, proses verifikasi laporan tahap dua Insya Allah tidak ada kendala, dan pencairan tahap tiga sedang berlangsung,” ujar Ince Pina.
Sebelumnya kata dia, pihak sekolah telah diminta untuk melakukan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS). Hal itu dilaksanakan untuk penganggaran kegiatan pembelajaran sekolah Dalam Jaringan (Daring) dan kegiatan Luar Jaringan (Luring) atau pembelajaran tatap muka terbatas yang telah dilaksanakan saat ini.
Untuk verifikasi tahap II dan penyusunan rencana kegiatan anggaran sekolah kata dia, semuanya telah dilaksanakan.

“Mereka kan, buat dulu manualnya setelah itu baru kita input,” jelasnya.
Hal itu juga kata dia, disesuaikan dengan anggaran pada saat pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Di mana anggaran tersebut telah masuk dalam anggaran perubahan dana BOS tahap tiga.
Anggaran yang masuk dalam perubahan  itu, seperti anggaran transportasi dan konsumsi tenaga guru pada saat pelaksanaan ANBK yang telah dilaksanakan. Kemudian, kegiatan itu juga dilaksanakan hingga sore hari, sehingga masuk dalam penyesuaian penganggaran.
Sejauh ini tambahnya, proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah tahap tiga khusus untuk jenjang SMP di Parigi Moutong mencapai 85 persen. Sehingga, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), maka pihak sekolah diminta segera membelanjakan dana BOS sesuai dengan rencana kegiatan anggaran sekolah. 
“Berdasarkan hasil evaluasi BOS kemarin, harusnya tahun ini tidak ada Silpa. Makanya pencairan di tahap tiga itu di percepat. Jadi Insya Allah tahun ini pencairanya cepat, agar segera mereka realisasikan,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital