Senin, 18 Mei 2026
Opini  

Pendidikan yang Berketuhanan

MHD Natsir Yunas. Foto: Istimewa

Oleh MHD. Natsir Yunas (Dosen Jurusan PLS FIP UNP Padang)

PENDIDIKAN nasional yang berbasis Pancasila merupakan pendidikan yang berketuhanan. Pendidikan yang menjadikan Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan awal dalam menjalankan proses pendidikan. Sila pertama ini haruslah tergambar dalam setiap proses pendidikan. Bahkan hasil akhir dari pendidikan dapat diukur dengan sejauh mana nilai-nilai ketuhanan menjadi warna dalam dari perilaku peserta didik. Menjadikan perilakunya menjadi lebih baik dan memberi manfaat pada lingkungannya. Sebagai bukti bahwa mereka sudah menjalani proses pendidikan.
Tentu saja menjadi tidak wajar, ketika dalam proses belajarnya peserta didik dijauhkan dari nilai-nilai ketuhanan. Hanya fokus pada perubahan kognitif, bukanlah tujuan dari pendidikan. Karena salah satu tujuan dari pendidikan adalah menjadikan peserta didiknya sebagai insan cerdas yang bertaqwa. Artinya kecerdasan haruslah berbanding lurus dengan keyakinannya pada Tuhannya. Keyakinan yang harus dibuktikan menjadi perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga generasi yang terdidik, seharusnya dapat memutus mata rantai korupsi yang sudah menggurita. Pendidikan seharusnya juga bisa menjadikan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.
Nilai-nilai ketuhanan dalam pendidikan akan menjadi kompas bagi peserta didik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pribadi yang mampu mewarnai lingkungannya. Bukan sebaliknya larut dalam arus negatif lingkungannya. Karena mereka yang sudah terdidik, memiliki sikap yang teguh dengan segala pengetahuannya untuk bisa bersikap tanpa harus ikut dengan keputusan orang lain. Kemampuan analisisnya sebagai orang terdidik akan menjadikannya lebih tangguh dan teguh dalam menentukan sikap.
Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi yang baru saja diterbitkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendapat penolakan oleh berbagai pihak. Karena Permendikbudristek ini disinyalir mengabaikan nilai-nilai ketuhanan dan malah membuka peluang untuk perilaku yang tidak baik di perguruan tinggi. Membuka peluang perilaku yang tidak baik dengan melegalkannya dalam sebuah aturan yang berlaku tetap. Sehingga tujuan dibuatnya Permendikbudristek ini yang tadinya baik, dikhawatirkan malah yang terjadi sebaliknya.
Permendikbudristek ini menuai banyak kontroversi, khususnya dari berbagai organisasi agama yang menyebutkan bahwa isi dari peraturan menteri tersebut justru menabrak norma-norma agama dan kesusilaan dengan dalih mencegah kekerasan seksual. Peraturan ini menjadi bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan yang ada pada butir pertama Pancasila.
Sebenarnya apabila ditelisik lebih jauh Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021 ini sudah mengisi kekosongan aturan yang mengatur perilaku kekerasan seksual di Perguruan Tinggi. Tetapi adanya tiga kata “tanpa persetujuan korban” yang mengacu kepada definisi kekerasan seksual dalam pasal 5 pada ayat (2) huruf b, huruf f, huruf g, huruf h, huruf j, huruf l, dan huruf m dalam Permendikbudristek tersebut telah mengaburkan makna yang sesungguhnya.
Sungguh akan menjadi lebih tepat ketika tiga kata ini dihilangkan. Karena tindakan asusila, apakah itu disetujui atau tidak disetujui tetaplah bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan yang berbasiskan Pancasila. Menghilangkan tiga kata ini akan menjadikan aturan ini lebih efektif, jika dimaksudkan untuk tindakan pencegahan terjadinya perilaku asusila di lembaga Perguruan Tinggi. Hal ini diharapkan tidak hanya melindungi mahasiwa dan dosen, tetapi juga dapat melindungi seluruh civitas akademika kampus. Karena kampus tidak hanya terdiri dari dosen dan mahasiswa, tetapi lebih banyak lagi dari itu. Sehingga hanya fokus pada dosen dan mahasiswa an sich juga tidak akan menyelesaikan masalah secara lebih komprehensif.
Oleh sebab itu sebuah aturan haruslah jelas dan tidak menimbulkan multitafsir. Sehingga tidak hanya mencegah terjadinya kekerasan seksual, tetapi juga mencegah terjadinya perzinahan. Karena sesungguhnya peraturan dibuat untuk melindungi semua. Ketika peraturan dibuat dengan jelas, maka multitafsir bisa dicegah dan berbagai anggapan negatif terhadap dibuatnya aturan ini tidak akan muncul. Alasan dikeluarkannya aturan ini karena kondisi yang sangat urgent tidak boleh menegasikan pandangan publik. Agar aturan ini bisa menyelesaikan persoalan dengan baik, tanpa menimbulkan masalah baru.
Bagaimanapun sebagai bangsa yang beragama, bangsa ini tidak bisa meninggalkan agama sebagai standar nilai moral dalam urusan seksualitas; terlebih lagi dalam dunia pendidikan. Apalagi ini ditujukan untuk perguruan tinggi yang merupakan tempat berkumpulnya kaum intelektual. Nilai-nilai moral dalam dunia pendidikan tidak boleh hanya ditentukan berdasarkan konsensus atau budaya. Hal ini akan berakibat pada turunnya derajat nilai-nilai moral tersebut. Karena nilai-nilai moral yang tertinggi tetaplah berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah (Ketuhanan). Sebagaimana yang tercantum dalam sila pertama “ Ketuhanan Yang Maha Esa.
Semoga saja proses pendidikan yang berjalan saat ini tidak mengabaikan nilai-nilai ketuhanan yang menjadi kekuatan bagi pondasi pendidikan bangsa ini. Tujuan pendidikan yang sesungguhnya bukan hanya cerdas kognitifnya, tetapi juga memiliki kecerdasan afektif dan psikomotoriknya. Kecerdasan ini akan terlihat tidak hanya saat proses pendidikan sedang berlangsung, tetapi akan terejawantahkan menjadi perilakunya di dalam masyarakat. Nilai-nilai moral yang lahir dari keyakinan pada Tuhannya dan menjadi amal dalam setiap perbuatanya. ***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem