PALUEKSPRES, JAKARTA– Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meminta secara khusus kepada Angkasa Pura (AP) II untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di kawasan Bandar Udara (Bandara). Diperkirakan puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada tanggal 8-9 Januari 2022.
“Tolong diantisipasi mekanisme dan sebagainya,” kata Menteri Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/1/2022) dilansir dari Jawapos.
Budi Karya memaparkan, adapun posko monitoring transportasi Nataru dilakukan sebagai upaya mengatasi lonjakan pergerakan masyarakat selama libur panjang. Para stakeholder diminta untuk mengantisipasi setiap titik-titik krusial. “Khususnya dalam menghadapi adanya lonjakan mobilitas awal tahun 2022,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan telah menyiapkan sejumlah pembukaan terminal darurat hingga pengetatan alur protokol kesehatan bagi seluruh pelaku perjalanan bagi domestik maupun internasional.
Awaluddin menyebut, pihaknya bersinergi dengan KKP serta tim internalnya sepanjang periode masa Nataru yang terhitung sejak 17 Desember sampai 3 Januari 2022 didukung 5000 personil di 20 bandara.
Sejauh ini kata dia, pergerakan aktivitas di kawasan bandara masih terkendali. Protokol keamanan dan pengawasan ketat dilakukan di seluruh bandara naungan perusahaan. (jp/pe)






