PALUEKSRES, KUPANG – Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi, mengatakan
tekanan rendah di Australia Barat bagian utara memicu terjadinya angin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 knot.
Ini menyebabkan perubahan cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Tekanan rendah ini terjadi tepat di selatan NTT,” ujar Agung Sudiono Abadi seperti dilansir JPNN, Senin (17/1/2022).
Selain mendatangkan angin kencang, tekanan rendah di Australia Barat memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan serta gelombang tinggi.
Karena itu Agung mengimbau warga NTT mewaspadai kemungkinan terjadi bencana hidrometeorologi akibat peningkatan curah hujan seperti banjir dan tanah longsor.
Warga yang tinggal di dekat aliran sungai dan daerah lereng dia imbau meningkatkan kewaspadaan.
“Pohon-pohon yang rindang atau yang sudah rapuh di sekitar tempat tinggal juga agar dipangkas,” bebernya. (antara/jpnn/pe)






