Minggu, 17 Mei 2026
Opini  

Harga Beras Naik

(Penyebab dan Solusinya)

Bagian Pertama.

By, Nur SANG ADJI

Kompilasi atas tulisan Saleh Awal dengan judul .. “Kenaikan harga beras dan tantangan perekonomian Indonesia”.

Harga beras meroket tajam. Dari sekitar 8 ribu per liter, menjadi 13 ribu. Kenaikan ini pasti memicu inflasi. Sebab, daya beli masyarakat pasti menurun drastis.

Pertanyaannya, apa penyebab dan solusinya ?

Sejak lama, orang fahami tentang harga. Selalu berkait dengan permintaan (demand) dan persediaan (suplay). Bila permintaan tinggi dan persediaan rendah maka harga naik. Itu hukum ekonomi yang sandaran logikanya adalah untung rugi.

Suplay atau ketersediaan pangan biasanya menggunakan istilah ketahanan. Basisnya adalah produksi atau import. Jika kita bertekad menempatkan ketersediaan akibat produksi sendiri. Maka, istilahnya menjadi kedualatan. Artinya, kita berdaulat menyediakan pangan sendiri. Tidak tergantung pada pihak lain.

Produksi sendiri ini berkait dengan agroekosistem pertanian. Mulai agro klimatologi hingga sarana produksi dan teknologi serta manajemen. Mulai dari benih atau bibit bermutu. Irigasi, pupuk dan pestisida hingga alat-alat mekanisasi dan usaha taninya.

Ada dua hal penting berkaitan dengan produksi yaitu ekstensifikasi dan intensifikasi. Ekstensifikasi adalah perluasan areal untuk berbesar populasi tegakan. Sedangkan intensifikasi berkaitan dengan penggunaan sarana produksi secara optimal. Tujuannya, menaikkan satuan panen per pohon atau per rumpun, dan atau per hektar. Namun kedua pilihan ini punya konsekwensinya masing-masing.

Ekstensifikasi akan memicu pembukaan lahan terutama kawasan hutan. Akibatnya, gangguan daur hidrologi, longsor atau banjir. Di samping itu, terjadi ancaman terhadap biodiversitas.

Sementara intensifikasi akan memaksa petani memakai bahan produksi luar (eksternal input). Ketergantungan petani pada produk luar dengan harga tinggi menjadi persoalan rumit tersendiri. Di samping itu, pemakaian bibit unggul, pupuk an-organik dan pestisida kimia menjadi ancaman ekologi dan keberlanjutan produksi.

Jadi, pembukaan lahan baru mengancam luasan hutan dan daya dukung (carrying Capacity) ketersediaan air. Sedangkan, intensifikasi mengancam produksi pertanian keberlanjutan, sekaligus menaikan biaya produksi, menurunkan daya beli. Dan, menaikan harga beras itu sendiri.

Sementara, hal yang berkaitan dengan permintaan (Demand) akan bersentuhan dengan konsumsi atau pemanfaatan produk. Konsumsi ini berhubungan dengan pangan pokok penduduk, atau kebiasaan makan orang Indonesia. Sesungguhnya tidak semua penduduk Indonesia menjadikan beras sebagai pangan pokok. Ada ubi kayu, sagu dan jagung sebagai contoh.

Persoalannya, kian lama, beras menjadi komoditas andalan penduduk Indonesia. Bahkan di daerah yang dahulu kala tidak mengenal beras sekalipun. Mereka lalu memahatkan anggapan
“belum dianggap makan kalau belum mengkonsumsi nasi”.

Hal ini dapat ditunjukkan pada angka konsumsi perkapita beras penduduk Indonesia yang mencapai 130 an kg perkapita. Bandingkan dengan Jepang yang hanya sekitar 60 an kg saja.

Bersambung ke Bagian ke dua….

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan
Kajian Ritme dan Sebaran Aktivitas dari Evaluasi Sesi Pemula Mahjongways di Kasino Online
Standarisasi Operasional Kasino Online melalui Pemantauan Intensif Pergerakan RTP PGSoft Mingguan per User
Standarisasi Operasional Kasino Online lewat Kontrol Terukur terhadap Dinamika RTP Mingguan User
Bagaimana Strategi Adaptif Mahjongways Kasino Online Merespons Perkembangan AI di Industri
Modernisasi Algoritma Permainan Live RTP PGSOFT melalui Integrasi Teknologi AI
Analisis RTP PGSoft Berbasis Kalkulus Probabilis dalam Kerangka Konfigurasi Matematik Berakurasi Tinggi
Mahjong Ways 2 Kasino Online Tunjukkan Indikasi Stabilitas Ketika Pola Berulang Mulai Terbaca
Distribusi Data Nonlinear dalam Sistem Analitik Adaptif pada Gates of Olympus Super Scatter
Telaah Mendalam RTP dengan Kalkulus Probabilis dan Rancangan Konfigurasi Matematik Berpresisi Tinggi
Membaca Sosiometri Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Pengamatan Visual dan Stabilitas Sistem