Minggu, 5 April 2026
Daerah  

KPU Parimo Gelar Bimtek Pungut Hitung Suara dan Penggunaan Sirekap

Simulasi pungut hitung suara Pemilu 2024 di Desa Bambalemo Ranomaisi. (Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parimo, PaluEkspres.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dirangkaikan dengan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi surat suara, serta penggunaan sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di daerah itu, Jumat (26/1/2024), di Lapangan Futsal Desa Bambalemo Ranomaisi.

Sirekap dikembangkan dan digunakan oleh KPU untuk penghitungan suara pada Pemilu 2024.

“Simulasi dalam rangka persiapan Pemilu 2024 pada 14 Februari,” ujar Ketua KPU Parigi Moutong, Aryana ditemui dilokasi kegiatan.

Simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS), pihaknya mengundang Forkopimda, Pemerintah daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan partai politik serta masyarakat.

Pada kegiatan tersebut kata dia, KPU merekrut masyarakat untuk menjadi peserta pemilih dalam simulasi.

Menurutnya, sesuai amanat dari KPU RI maupun KPU Provinsi Sulteng, simulasi harus dilaksanakan di mana titik lokasi Bimtek KPPS terdekat, yakni Kecamatan Parigi.

“Jadi simulasi pungut hitung suara hari ini disaksikan langsung oleh stakeholder terkait,” kata Aryana.

Simulasi menurutnya, dilaksanakan di 23 Kecamatan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Namun ada pula yang dilaksanakan di desa desa sebanyak 65 titik.

“Yang dimonitoring langsung oleh KPU RI ada tiga titik, yakni Kecamatan Parigi, Sausu, dan Kecamatan Torue,” ujarnya.

Tujuan Bimtek dilaksanakan adalah, untuk memberikan pembekalan dan penguatan kepada anggota KPPS.  Supaya dalam melaksanakan tugasnya nanti, mereka sudah mengetahui dan memahami tugas tugas apa yang harus mereka laksanakan.

“Pada Pemilu ini, kami memberikan pelayanan khusus kepada pemilih disabilitas, ibu hamil, dan pemilih lanjut usia, serta pemilih yang mempunyai kebutuhan khusus,” terangnya.

Ia menambahkan, tempat pelaksanaan simulasi ini nantinya akan dibangun TPS pada penyelenggaraan Pemilu 2024. Sebab, ini sesuai titik koordinat yang terkoneksi langsung dengan KPU RI terkait dengan rekapitulasi suara nantinya.

“Kami mengharapkan, ketika voting day nanti tidak terjadi kesalahan, terutama terkait dengan tugas tugas KPPS,” ujarnya. (asw/paluekspres)