Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

PPK Sigi Biromaru Usulkan TPS Khusus di Huntap Pombewe, Ini Alasannya

KPU Sigi melaksanakan rapat pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Tingkat Kabupaten Sigi pada Pilgub Sulteng serta Pilbup Sigi tahun 2024 yang dilaksanakan di Swiss Belt Hotel, Ahad (11/8/2024). Foto: Abidin

Palu, PaluEkspres.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sigi Biromaru mengusulkan mendirikan TPS lokasi khusus (Loksus) di area hunian tetap (Huntap) Pombewe.

Saran tersebut disampaikan Ketua PPK Sigi Biromaru, Umar pada pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tingkat Kabupaten Sigi pada Pilgub Sulteng serta Pilbup Sigi tahun 2024.

Umar pada rapat pleno yang dilaksanakan di Swiss Belt Hotel, Ahad (11/8/2024) tersebut mengungkapkan alasannya sehingga perlu didirikan TPS Loksus di Huntap Pombewe karena belajar dari pengalaman pada Pemilu serentak 2024.

“Saat itu, data angka partisipasi pemilih sangat rendah, khususnya di warga asal Desa Jono Oge yang tinggal di Huntap Pombewe,” kata Umar memberberkan alasannya sehingga perlu disiapkan TPS Loksus di Huntap Pombewe.  

Ia mengakui, usulan mendirikan TPS Loksus sudah mencuat saat rapat pleno terbuka Rekapitulasi DPHP dan Penetapan (DPS) tingkat kecamatan pada Rabu (7/8/2024). Namun saat itu menurut Umar, menyarankan agar usulan ini dibawa ke tingkat kabupaten.

“Ini ranah kebijakan, TPS loksus itu ranahnya KPU kabupaten jika memenuhi syarat-syaratnya untuk mendirikan TPS loksus atau tidak,” ujarnya.

“Makanya kami sampaikan kepada teman teman Panwas saat rapat pleno ditingkat kecamatan, kita akan bawa ini sama sama di pleno kabupaten,” tambahnya.

Bagi PPK Sigi Biromaru, untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih, perlu dipertimbangkan untuk mendirikan TPS loksus. Sebab, pada Pemilu 2024 lalu, lebih 300 warga Jono Oge yang tinggal di Huntap Pombewe, tidak sampai 50 orang yang menyalurkan hak pilihnya di TPS area Huntap Pombewe. “Tidak sampai 50 orang yang menyalurkan hak pilihnya, bukan tidak sampai 50 persen,” tekannya.

Padahal, mereka awalnya menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan hak pilihnya di TPS asal domilisili awal yaitu di Jon Oge.  (bid/paluekspres)