Jakarta, PaluEkspres.com— Kepala Badan Pengawas Obat dan Makann (BPOM) RI, Taruna Ikrar menyatakan komitmen membasmi korupsi dan mafia baik internal maupun eksternal.
Taruna Ikrar menyampaikan komitmen itu saat bersilaturahmi dengan Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M, di Kejaksaan Agung, Rabu (11/12/2024).
Menurut Taruna Ikrar, Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memiliki visi dan semangat yang sama dalam melindungi masyarakat dari berbagai upaya kejahatan, khususnya kejahatan di bidang obat dan makanan.
Untuk memperkuat komitmen tersebut, sebelumnya, BPOM dan Kejaksaan Agung telah menjalin kerja sama.
Dengan membuat Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan adanya Perjanjian Kerja Sama kedua lembaga.
“MoU ini tentang penguatan dan sinergitas penyidik pegawai negeri sipil pada BPOM,” ujar Taruna Ikrar.
Lebih jauh Taruna Ikrar percaya bahwa melalui sinergi yang lebih erat antara BPOM dan Kejaksaan Agung dapat menciptakan dampak signifikan dalam melindungi masyarakat.
“Perlindungan tersebut sangat penting karena menghindarkan masyarakat dari produk obat dan makanan yang tidak aman, serta menjaga kesehatan publik secara menyeluruh,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) ini resmi dilantik menjadi kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM), Senin (19/8/2024).
Sejak itu Pria kelahiran Makassar, 15 April 1969 bergerak cepat dan melakukan terobosan.
Berbagai produk obat, makanan dan kecantikan (terutama skincare) yang tidak memenuhi syarat dicabut izinnya.
Begitupun jalur distribusi obat yang merugikan masyarakat dibenahi, kalau membandel ditindaki.
Penjualan obat yang masuk daftar G atau Obat keras seperti antibiotika, anti diabetes, anti hipertensi, dan lainnya diperketat.
Pelaku usaha yang menyalahgunakan ketamine diberi sanksi karena melanggar perundangan-undangan.
Ketamine adalah obat untuk membius pasien yang hendak menjalani prosedur medis, seperti bedah.
Ketamine termasuk dalam obat bius total atau anestesi umum. Ketamine bekerja dengan cara mengganggu sinyal di otak yang berperan mengatur kesadaran dan rasa sakit.
Untuk memberantas korupsi, mafia obat dan makanan maka kerja sama BPOM dan Kejaksaan Agung terus dipererat.
Kunjungan silaturahmi Taruna Ikrar ke Kepala Kejaksaan Agung, Sanitiar Burhanuddin menjadi penanda kolaborasi dan sinergitas kedua lembaga.(*)






