Sabtu, 26 September 2026
Opini  

Blending

Ilustrasi dibuat dengan AI.

Oleh: Jafar G Bua

Ada sebuah kisah dari Prancis abad ke-19. Seorang pembuat anggur bernama Eugène Mercier ingin menyaingi rumah-rumah sampanye besar. Ia menemukan cara: ‘mengoplos’ anggur dari berbagai kebun, menyatukan yang terbaik dari setiap ladang, lalu menjualnya sebagai produk premium. Itu disebut blending. Sejarah mencatat, ia bukan pemalsu. Ia inovator.

Namun, ada juga cerita lain dari Eropa yang tak seindah itu. Di awal abad ke-20, Italia diguncang skandal minyak zaitun. Para produsen mencampur minyak murni dengan minyak biji kapas, lalu menjualnya sebagai extra virgin olive oil. Itu bukan blending, melainkan pemalsuan. Itu pengoplosan. Para petani kecil merugi, sementara beberapa konglomerat kaya raya dari permainan licik itu.

Dua kisah itu kembali berkelindan ketika berita tentang Pertamina dan bahan bakar blending muncul di Indonesia. Para pakar mengatakan bahwa yang dilakukan para petinggi BUMN itu adalah blending biasa, sesuatu yang lumrah dalam industri perminyakan global. Ada pula yang berpendapat ini tak ubahnya praktik pemalsuan, sebuah rekayasa hitam untuk keuntungan segelintir orang.

Tak ada yang benar-benar hitam atau putih dalam bisnis energi. Sejak revolusi industri, pencampuran bahan bakar telah menjadi praktik yang umum di banyak negara. Di Jerman, kilang minyak sudah lama menggabungkan bahan bakar dengan aditif untuk meningkatkan kualitas. Di Inggris, ada regulasi ketat soal bagaimana bensin boleh dicampur agar tetap sesuai standar keamanan dan emisi. Bahkan di Norwegia, negara yang dikenal ketat dalam urusan lingkungan, ada praktik pencampuran untuk menyesuaikan kualitas bahan bakar dengan kondisi iklim.

Tapi kasus yang terjadi di Indonesia punya nuansa lain. Menurut laporan yang beredar, Pertamina diduga mencampur Pertalite dengan Pertamax dalam skala besar. Logikanya sederhana: membeli Pertalite yang lebih murah, mencampurnya dengan sedikit Pertamax, lalu menjualnya dengan harga lebih tinggi. Jika ini terjadi tanpa sepengetahuan publik dan tanpa standar yang jelas, ini bukan sekadar praktik blending, melainkan manipulasi pasar.

Dalam industri global, ada batas tipis antara inovasi dan kecurangan. Skandal Enron pada 2001 adalah contoh klasik. Perusahaan energi itu awalnya dipuji sebagai inovator, memperkenalkan metode perdagangan energi yang kompleks. Tapi kemudian terbukti bahwa semua itu hanyalah tipuan akuntansi: mereka menciptakan keuntungan palsu, menyembunyikan utang, dan mengelabui investor. Ketika kebenaran terbongkar, sahamnya hancur, karyawan kehilangan pekerjaan, dan perekonomian AS terguncang.

Apakah skandal Pertamina memiliki pola yang sama? Kita belum tahu. Tapi ada satu hal yang pasti: ketika bisnis dijalankan bukan untuk kepentingan masyarakat, melainkan untuk keuntungan segelintir orang, maka ada yang harus dikhawatirkan.

Di Italia, ketika skandal minyak zaitun terungkap, pemerintah bertindak. Regulasi diperketat, hukuman diperberat. Kini, ada pengawasan ketat terhadap minyak yang boleh disebut extra virgin. Di Inggris, skandal pencampuran daging kuda dalam produk sapi pada 2013 memicu investigasi besar-besaran. Konsumen tak dibiarkan dalam gelap.

Tapi di Indonesia, reaksi terhadap skandal Pertamina masih samar. Pejabat berdalih ini hanya proses bisnis biasa. Mereka yang bersuara lantang diredam dengan dalih ‘itu adalah praktik lazim’. Dan sementara itu, publik tetap membeli bahan bakar dengan harga yang mereka kira wajar, tanpa tahu apakah yang mereka dapatkan benar-benar sesuai standar.

Mungkin kita harus kembali pada kisah Eugène Mercier. Ia mencampur anggur untuk menciptakan kualitas yang lebih baik, bukan untuk menipu pembeli. Jika pencampuran Pertalite dan Pertamax dilakukan secara transparan, dengan regulasi yang jelas, dan dengan tujuan meningkatkan kualitas bahan bakar bagi masyarakat, mungkin tak ada yang perlu dipersoalkan. Tapi jika ini hanya cara lain untuk mempermainkan harga dan keuntungan, maka ini bukan blending. Ini hanya pengoplosan biasa. ***

*Penulis adalah Tenaga Ahli Anggota DPR RI, alumni Asia Journalism Fellowship (AJF) Singapura, 2019

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam