Jakarta, PaluEkspres.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan saat ini negara-negara dunia sangat menghormati Indonesia. Menurutnya, hal ini tampak ketika ia melakukan kunjungan luar negeri dan bertemu para pemimpin negara lain.
“Saya kalau ke luar negeri sebagai Presiden Indonesia, saya sangat dihormati sekarang. Sangat dihormati,” ujar Prabowo dalam pidato di rapat paripurna DPR, Jakarta, Rabu (20/5).
Bahkan, lanjut Prabowo, sejumlah negara seperti Australia, Brasil, hingga Filipina meminta bantuan ke Indonesia. Salah satunya bantuan pupuk urea karena produksi Indonesia surplus.
“Mereka sekarang banyak negara minta bantuan ke kita. Mereka minta bantuan pupuk ke kita karena produksi pupuk kita lebih. Kita diminta bantuan oleh Australia, kita berikan. India, Brasil, Filipina. Saudara-saudara bayangkan, Indonesia sekarang bisa membantu negara-negara lebih kaya dari kita,” katanya.
Pada kesempatan itu, Prabowo mengatakan di tengah krisis global yang membuat negara lain panik, Indonesia tetap tenang. Ia meyakini hal ini karena Indonesia memiliki kemampuan.
Ia pun menyebut sejumlah pakar internasional memprediksi Indonesia bakal jadi negara ekonomi terbesar kelima atau keempat di tahun 2045. Berpotensi menyalip India, Inggris, Prancis, dan Italia yang pada tahun 2025 secara berturut-turut menduduki peringkat 5, 6, 7, dan 8.
“Pakar-pakar dunia, institusi-institusi dunia menaksir pada tahun 2045 yang hanya 19 tahun lagi, Indonesia akan menjadi ekonomi kelima, bahkan keempat terbesar di dunia,” ucap Prabowo.
“Ini bukan saya (yang) mengatakan. Saya sendiri tidak pernah bermimpi, berharap. Kita hanya ingin hidup layak. Tapi mereka mengatakan kita akan menjadi negara (ekonomi) keempat, kelima. Bayangkan kita akan menyalip Inggris, Prancis, Italia,” lanjutnya.
Namun, Prabowo menegaskan segala hal yang ia sebutkan jangan sampai membuat Indonesia sombong. Masih banyak aspek yang perlu dibenahi demi mengatasi masalah bangsa yang saat ini ada di depan mata.
“Ini membuat kita harus lebih percaya diri. Memang masih ada banyak kekurangan, dan saya orang yang selalu mengajak, ayo kita berani menghadapi kekurangan kita. Kita berani menghadapi kesulitan, kita berani menghadapi tantangan, kita harus bisa atasi penyelewengan di ekonomi kita. Kalau demikian, kita akan tumbuh luar biasa,” tegasnya.






