Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DPRD akan Panggil DB Lubis Soal Kemelut Plt Dirut PDAM

Nasir online

PALU EKSPRES, DONGGALA – Penunjukan Hasan Basri sebagai Plt Dirut PDAM Uwe Lino Donggala hingga saat ini terus menui perdebatan. Komisi III DPRD Donggala akan mengundang pihak terkait agar masalah tersebut bisa segera diselesaikan.

Ketua Komisi III, Mohammad Nasir mengatakan, Senin 3 September 2018 akan melayangkan undangan ke Kabag Hukum, Asisten Pereokonomian dan Pembangunan, serta Sekda untuk rapat dengar pendapat.

“Kami akan jadwalkan RDP. Insya Allah Senin depan. Biar masalahnya clear,” kata Nasir 28 Agustus 2018.

Sementara itu Kabag Hukum DB Lubis dikonfrimasi dikantronya Rabu siang, 29 Agustus 2018 menanggapi santai kritikan yang dialamatkan kedirinya oleh mantan Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino, Erwin Bulukumba.

Ia mengaku lebih memilih kritikan atau masukan yang sifatnya obyektif ketimbang subyektif. Kata Lubis lagi apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan termasuk mengeluarkan SK Pjs dirut PDAM ditengah proses seleksi sedang berlangsung.

“Kalau dikatakan Hasan Basri sudah melawati batas usia dan tidak boleh menjabat pjs itu keliru. PP 54 tahun 2018 tentang BUMND tidak mengatur batas usia pjs silahkan baca pasal 71 (1),” katanya

Lubis mengatakan dirinya enggan berdebat ditataran konsep yang sifatnya subyektif. Kata dia, penunjukan Plt tidak mengganggu proses rekrutmen dirut PDAM.

“Proses rekrutmen tetap berjalan sambil menunggu hasil seleksi, saya meng SkK kan Pjs untuk menjaga stagnasi di PDAM tersebut dan pjs hasan Basri sudah berkantor sejak senin kemarin (27/8),” sebutnya.

Menurut ia tidak ada aturan yang tabrak oleh Pemda kerena berdasarkan PP. Hirarki perundang-unadangan (UU 12 tahun 2011 tentang pembentukan perundang-undangan) ujar ia, posisi Perda berada dibawah. Artinya dengan sendirinya perda nomor 5 tahun 2008 terpatahkan dengan PP 54 tahun 2018 tentan BUMND.

“Dalam bahasa hukumnya Lex superiori Te rogat Legi Imperiori artinya ketentuan hukum yang masih ada diatasnya. Jadi coba komiu pikir siapa yang keliru? ini perintah undang-undang lo. Kira-kira siapa yang harus disekolahkan lagi,” tukas Lubis.

(mg03/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital