Materi konsultasi dalam PIK menurutnya diarahkan agar bagaimana seorang remaja memahami penyiapan diri dalam rencana membangun keluarga. Misalnya terkait berapa usia ideal pernikahan, jumlah usia mapan untuk bereproduksi, hingga jarak kelahiran anak. Termasuk pula konsultasi terkait pentingnya alat kontrasepsi.
Selain menyasar pada kalangan usia remaja, program BKKBN juga diarahkan pada bina keluarga Balita dan lansia. Pendekatan pola BKB dan lansia berbeda dengan BKR. Dalam BKB, ibu atau ayah akan diberikan pelatihan dan wawasan dalam upaya mewujudkan generasi berkualitas.
“Generasi berlualitas ini adalah usaha untuk mencegah bencana kependudukan yakni banyaknya penduduk pengguna narkoba atau pelaku kriminal,”urainya.
Sementara upaya pengendalian penduduk lainnya adalah pencanangan Kampung KB yang digagas langsung Presiden RI Joko Widodo.
“Dalam kampung KB ada kader-kader binaan BKKBN yang rutin menyosialisasikan program KB berkaitan dengan upaya pengendalian penduduk dan membangun keluarga sejahtera. Tidak semata fokus pada gerakan penggunaan alat kontrasepsi,”demikian Rosni.
(mdi/Palu Ekspres)






