Hingga laga berakhir, skor 3-1 bertahan. Tak ada pesta Scudetto di Olimpico, yang ada Roma mempertahankan posisi di peringkat dua dan kini hanya berselisih 4 angka dari Juventus. Artinya, peluang juara bagi Roma masih terbuka lantaran Serie-A masih menyisakan dua laga.
Hanya saja, Juventus hanya butuh satu kemenangan lagi untuk meraih juara musim ini. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu bakal melakukannya pada pekan ke-37, Minggu (21/5), saat menjamu Crotone. Bukan apa-apa, Crotone adalah tim yang kualitasnya jelas di bawah Juventus.
Berdasar itu, bagi Roma, untuk bisa menjegal langkah Juventus memastikan Scudetto bisa dibilang butuh keajaiban. Mengharapkan Juventus terpeleset dalam dua laga sisa sepertinya sulit karena lawan mereka hanyalah Crotone dan Bologna.
Bisa dibilang, pesta Scudetto Juventus hanya tertunda akibat kekalahan di Olimpico. Gelar juara Serie-A musim ini ditentukan oleh Juventus sendiri.
Terlepas dari itu, Olimpico memang tak nyaman bagi I Bianconeri – julukan Juventus. Pada musim lalu, di tempat yang sama, Juventus juga mengalami kekalahan. Kala itu, I Bianconeri kalah 1-2 dari Roma.
SUSUNAN PEMAIN
AS Roma: Szczesny; Rudiger, Manolas, Fazio, Emerson; De Rossi, Paredes; Salah (Totti 93), Nainggolan (Juan Jesus 77), El Shaarawy; Perotti (Grenier 69)
Pelatih: Luciano Spalletti
Juventus: Buffon; Lichtsteiner (Dani Alves 63), Bonucci, Benatia, Asamoah; Lemina, Pjanic, Sturaro (Dybala 69); Cuadrado (Marchisio 77), Higuain, Mandzukic
Pelatih: Massimiliano Allegri
Skor: 3-1
Pencetak Gol: De Rossi 25, El Shaarawy 56, Nainggolan 65 – Lemina 21
(epr/JPG)






