Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

IMIP Benahi 10 Titik Sepanjang 1,2 Km Ruas Trans Sulawesi

IMIP Benahi 10 Titik Sepanjang 1,2 Km Ruas Trans Sulawesi
PT IMIP menyediakan material dan mengoperasikan alat berat berupa dump truck, grader, dan single drum compactor dalam proses perbaikan jalan di beberapa titik ruas Trans-Sulawesi di area tiga desa di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulteng. Proses perataan dan pemadatan tanah dilakukan sejak Senin (16/02/2026) guna menjamin keselamatan dan kenyamanan warga pengguna jalan. Foto: Departemen Media PT IMIP

Morowali, PaluEkspres.com – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengambil inisiatif melakukan pembenahan ruas jalan yang rusak di sekitar Kecamatan Bahodopi, khususnya di lingkar kawasan. Sebagian jalan dalam kondisi rusak parah tersebut tengah ditangani sebagai bentuk respons terhadap keluhan masyarakat selama ini. Dukungan terhadap perbaikan jalan tersebut telah dimulai sejak pekan lalu.

Government Relation Manager PT IMIP, Askurullah, mengungkapkan, dukungan tersebut merupakan kelanjutan dari upaya penataan fasilitas jalan poros nasional Trans Sulawesi yang melintasi jalur lalu lintas sekitar area industri.

“Bantuan stimulan dari IMIP melalui penimbunan jalan ini dipandang sangat urgen bagi kebutuhan masyarakat, terutama pengguna jalan, agar melintas lebih nyaman dan aman,” kata Askurullah, Selasa (24/02/2026).

Ia menjelaskan, IMIP melakukan penimbunan material tanah pada titik jalan yang rusak atau berlubang. Kegiatan serupa juga sudah pernah dilakukan pada tahun 2025 lalu. Pengelola kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir tersebut membenahi sejumlah titik jalan dari depan Masjid Al-Khairaat hingga Desa Labota.

Menurut Askurullah, melalui langkah aktif ini, PT IMIP sekaligus mendukung Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memenuhi kebutuhan fasilitas jalan poros nasional Trans Sulawesi, secara khusus di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Askurullah mengungkapkan, pada awal 2026 lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menyampaikan permintaan kepada PT IMIP untuk mendukung perbaikan jalan tersebut. Hal itu kemudian ditindaklanjuti dengan perencanaan oleh Departemen Land Planning and Infrastructure PT IMIP untuk menentukan titik-titik lokasi utama perbaikan jalan. Pengerjaan timbunan material ditargetkan selesai dalam tiga pekan.

Pengerjaan timbunan jalan yang dilakukan IMIP tersebar pada 10 titik dengan total panjang sekitar 1,296 kilometer. Lokasinya mencakup tiga area desa, yakni Fatufia, Keurea, dan Bahodopi. Di lokasi, teknis penimbunan material jalan ini diawasi langsung Staf Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, dan didukung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Babhinkamtibmas/Babinsa. Material yang digunakan untuk menimbun jalan rusak adalah tanah sirtu dan abu batu, melibatkan perusahaan kontraktor rekanan PT IMIP.

Pengerjaan timbunan jalan rusak yang dimulai sejak Senin (16/02/2026) dimulai dari ruas jalan depan Auliya Grosir hingga sisi barat Bank Sulteng di Keurea sepanjang sekitar 186 meter. Sabtu (21/02/2026), proyek ini dilanjutkan pada sisi utara Jembatan Leuea IV Bahodopi hingga depan Warung Makan Goyang Lidah, sepanjang sekitar 50 meter. Selanjutnya, perbaikan jalan akan dilakukan di beberapa lokasi lain, seperti ruas depan BRI Link Kos Azis, Desa Fatufia (sekitar 20 meter) dan depan Penginapan Adelia–Penginapan Triputra, Desa Bahodopi (120 meter).

Selain penyediaan material tanah untuk mengisi bagian jalan yang rusak atau berlubang, dukungan IMIP dalam perbaikan juga dengan pengoperasian alat berat dump truck pengangkut material, grader saat meratakan material, hingga single drum compactor untuk memadatkan tanah.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Morowali, Hartanto, mengatakan, pelaksanaan perbaikan jalan dari IMIP merupakan dukungan tahap awal yang sangat baik. Jika hendak ditingkatkan dengan pengaspalan, maka itu menjadi kewenangan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Tengah.

“Perbaikan dengan memberi material timbunan ini sifatnya darurat. Karena sudah banyak keluhan dari warga pengguna jalan,” kata Hartanto. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital