Jumat, 22 Mei 2026

Pilkada dan Kesalehan Politik

BARU beberapa waktu lalu muslim Indonesia secara khidmat merayakan hari raya Idul Adha. Sebuah ritual keagamaan sarat makna yang ditandai dengan salat sunat dua rakaat dan pemotongan hewan kurban di seluruh penjuru Nusantara.

Bagi umat Islam, Idul Adha ini setidaknya bermakna dua hal, pertama, wujud ketakwaan atau ketaatan pada perintah Tuhan dan, kedua, dimensi sosial atau kepedulian kepada sesama. Idul Adha tahun ini juga dirayakan umat Islam Indonesia di tengah hajatan besar demokrasi yaitu pilkada serentak untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.
Pilkada serentak yang tersebar di lebih dari 260 wilayah provinsi, kabupaten, dan kota Indonesia. Tantangannya kemudian adalah bagaimana menghadirkan nilai-nilai luhur Islam dalam setiap ritual dan peristiwa keagamaan yang terjadi, tidak hanya mewujud dalam bentuk kesalehan transendental, namun juga membentuk kesalehan politik umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam konteks ini, Islam dan demokrasi di Indonesia telah menjadi ikatan yang saling menguatkan. Saat banyak negara Islam Timur Tengah berada dalam pergulatan proses demokratisasi (Arab springs), Indonesia membuktikan bahwa Islam dan demokrasi kompatibel satu sama lain. Berdasarkan data terakhir, jumlah pemilih Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 yang mencapai 187.798.441 pemilih dan angka partisipasi mencapai hampir 70% menjadikan Indonesia sebagai the biggest one day election in the world atau pemilu yang diselenggarakan dalam satu hari terbesar di dunia, mengalahkan Amerika Serikat (IFES, 2014).

Selain itu, pemilu yang berjalan aman dan damai juga membuat Indonesia mendapat predikat sebagai negara demokrasi dengan populasi muslim terbesar di dunia (the largest democratic Muslim country in the world). Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan bahkan menyampaikan bahwa di Indonesia Islam dan demokrasi bisa berjalan beriringan, dan ia meyakini itu menjadi modal besar juga kekuatan Indonesia dalam rangka politik global (Setkab, 2014).

Kesalehan Politik Menurut hasil sensus 2010, total 87,18% dari 237.641.326 penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam (atau setara dengan 207.176.162orang). Sisanya 6,96% Protestan, 2,9% Katolik, 1,69% Hindu, 0,72% Buddha, 0,05% Konghucu, 0,13% agama lainnya, dan 0,38% tidak terjawab atau tidak ditanyakan. Dengan penduduk yang memeluk agama Islam mencapai 87% lebih tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Sayangnya, kehidupan politik dan demokrasi Indonesia masih diwarnai praktik-praktik yang jauh dari kesalehan politik sebagaimana perintah-Nya untuk menegakkan amar ma`ruf nahi mungkar .

Allah berfirman: “Tolong menolonglah kamu dalam berbuat kebajikan dan bertakwalah, serta jangan tolong menolong dalam hal dosa dan kejahatan” (QS 5 Al Maidah: 2). Perintah untuk mengajak atau menganjurkan ihwal yang baik dan mencegah ihwal yang buruk bagi masyarakat. Semestinya perintah tersebut diartikulasikan oleh pemilih, calon, maupun peserta pemilu/pilkada dalam praktik politik yang bermartabat, menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan ketaatan pada aturan main peraturan perundangundangan.

Namun, apa nyana politik uang, manipulasi suara, intimidasi, politisasi birokrasi, penyalahgunaan anggaran dan jabatan, kecurangan kampanye masih mewarnai kompetisi demokrasi di Indonesia. Hasiljajakpendapat Lembaga Pengkajian dan Survei Indonesia (LPSI) Semarang yang dirilis baru-baru ini misalnya memperlihatkan, mayoritas pemilih di Kota Semarang menganggap wajar pemberian uang atau materi dalam pilkada.
Sebanyak 72respondenmenyatakanwajar pemberian uang atau materi dari calon kepala daerah. Tak jauh berbeda, hasil survei Rakata Institute Lampung menemukan sebanyak 58,25% calon pemilih di Kota Metro menyatakan bahwa politik uang adalah sebuah kewajaran dalam pilkada dan hanya sebanyak 34,75% menjawab sebagai hal yang tidak wajar.

Lebih dari separuh pemilih yang disurvei bahkan merasa politik uang dapat memengaruhi pilihannya.
Sebuah sikap perilaku yang amat bertentangan dengan konsepsi Islam tentang rasuah (suap). RasulullahSAWbersabda dalamsebuahhadist, Hajjaj telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi`b dari Al Harits bin Abdurrahman dari Abu Salamah dari Abdullah bin Amru dari Nabi Shallallahu alaihi wa Salam, dia berkata; “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam melaknat pemberi suap dan penerima suap.” Dan, Yazid berkata: “Laknat Allah bagi pemberi dan penerima suap” (HR Ahmad).

Rasuah atau suap kepada pemilih adalah sesuatu yang diharamkan dalam syariat, bahkan termasuk dosa besar. Allah SWT berfirman (QS Al- Baqarah: 188) “Dan, janganlah kamu memakan harta sebagian dari kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”

Pemilih Berdaya
PILKADA sejatinya medium bagi setiap warga negara untuk secara setara dan tanpa tekanan memberikan pilihannya pada pemimpin terbaik yang akan menyelenggarakan urusan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Dengan hak memilih yang ada padanya, setiap warga negara diminta memilih calon terbaik, yang menguasai apa yang akan diembannya kelak, serta mampu menjalankan tugas dan kewenangannya.
Sebagaimana hadist Rasulullah, “Apabila suatu urusan diserahkan kepada orang bukan ahlinya, kehancuranlah yang akan datang” (HR Imam Muslim No 59).

Melalui pesan tersebut, sejatinya pemilih diminta menjadi pemilih berdaya. Pemilih yang memiliki posisi tawar soal kriteria pemimpin daerah yang dikehendakinya.
Pemilih berdaya adalah pemilih yang mampu mencermati visi, misi, program calon dan membandingkannya dengan riwayat dan rekam jejak calon dalam merealisasikan apa yang ditawarkannya tersebut kepada pemilih. Dokumen visi, misi, dan program jika tak dielaborasi, dikaji, dan dikontekstualisasi maka ia akan sekadar menjadi naskah atau rangkaian kata-kata mati, enak dibaca dan dinarasikan, namun tak bermakna apa-apa untuk perbaikan kualitas kehidupan umat masa mendatang.

Pemilu dan pilkada adalah bagian dari sistem demokrasi di mana umat atau warga negara diberi haknya untuk melakukan koreksi atas kepemimpinan lokal, melakukan amar ma`ruf nahi mungkar atas kinerja pemerintahan daerah. Melalui pilkada, pemilih bisa memberikan ruang bagi pemimpin yang ahli atau lebih ahli untuk duduk pada jabatannya, dan memberikan sanksi bagi calon yang tidak dianggap tidak layak.

Karena itu, setidaknya dalam semangat Idul Adha yang masih terasa, umat Islam dituntut mengamalkan dua pesan hari raya kurban dalam pilkada serentak ini. Pertama, melakukan praktik berdemokrasi yang konsisten dan taat pada aturan main. Menegakkan seluruh ketentuan perundang-undangan dan mengoreksi praktik yang salah.
Apa yang jelas dilarang jangan dikaburkan dengan coba-coba mencari celah hanya karena ada ruang yang dimungkinkan untuk mengakali aturan yang ada. Kedua, menguatkan dimensi sosial membangun soliditas sesama pemilih.

Saling menguatkan satu sama lain untuk menjadi pemilih yang berdaya. Pemilih yang antimanipulasi, tak berkompromi dengan praktik curang, dan mampu membangun posisi tawar dengan calon.
Bukan posisi tawar berupa transaksi uang, barang, atau jasa, tetapi posisi tawar berupa transaksi visi, misi, dan program daerah yang mampu akomodatif terhadap perbaikan hajat hidup, kesejahteraan, maupun kualitas pembangunan daerah. Semoga, kesalehan transendental yang kita praktikkan selama ini bisa bertransformasi menjadi kesalehan politik.

Bagaimana konsistensi kita dalam ritual agama juga diikuti oleh konsistensi menerapkan nilai-nilai luhurnya dalam praktik politik dan berdemokrasi kita. Wallahualam.

Analisis Statistik Lanjutan Mekanisme Eliminasi Simbol Mahjong Ways 2 Dalam Ekosistem Reel Berbasis RNG
Pembacaan Data Temporal dan Pola Sistem Interaktif Kini Dianggap Lebih Presisi dalam Memetakan Aktivitas Digital
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern
Kajian Teoretis Evolusi Grid Mahjong Ways 2 Dalam Pembentukan Kombinasi Melalui Mekanisme Cascading Adaptif
Pendekatan Analitik Terhadap Dinamika Komposisi Reel Mahjong Ways 3 Pada Sistem Distribusi Simbol Adaptif
Tingkat Interaksi Konten Online Terus Meningkat Seiring Kehadiran Starlight Princess
Berbagai Komunitas Digital Mulai Aktif Membahas Tren Mahjong Ways di Era Modern
Aktivitas Online di Larut Malam Semakin Dikaitkan Dengan Meningkatnya Konten Bertema Mahjong
Fenomena Scroll Online yang Kerap Menampilkan Konten Mahjong Ways ke Permukaan
Perubahan Algoritma Platform Digital Membuat Konten Mahjong Ways Semakin Sering Muncul
Pengaruh Strategis Industri Perangkat Lunak Hiburan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makro Dan Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Digital
Investasi Berkelanjutan Pada Infrastruktur Jaringan Menjadi Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Layanan Dan Kepercayaan Konsumen
Dinamika Algoritma Real Time Diklaim Meningkatkan Kompleksitas Pengalaman Bermain Dibanding Sistem Generasi Sebelumnya
Audit Rutin Perangkat Lunak Interaktif Modern Kini Dianggap Krusial Untuk Menjaga Transparansi Dan Kejelasan Sistem Secara Menyeluruh
Sistem Prediktif Berbasis Digital Membantu Pemain Memahami Peluang Lewat Data Real Time yang Terus Berkembang
Evolusi Infrastruktur Interaktif Berbasis Data Statistik Membuka Pengalaman Baru Bagi Para Pengguna Digital Modern
Transformasi Fitur Interaktif Pragmatic Play Dalam Membentuk Pengalaman Game Digital yang Lebih Modern
Ekosistem Platform Digital Mulai Bergeser Setelah Habanero Tampil Lebih Konsisten Dan Stabil
Kajian Mendalam Algoritma Statistik Membantu Mengungkap Struktur yang Lebih Dinamis Pada Ekosistem Digital Modern
Analisis Sistem Adaptif Mahjong Ways Dalam Menyikapi Evolusi Permainan Mesin Kasino di Era Digital
Konsistensi Akses Mahjongways Kasino Online melalui Tinjauan Stabilitas Sistem dan Interaksi Sesi Permainan
Kajian Stabilitas Aksesial Mahjongways Kasino Online terhadap Kestabilan Akses dan Pola Aktivitas Sesi
Tinjauan Akses Grafis Mahjongways Kasino Online dalam Kestabilan Sistem dan Dinamika Respons Teknis Harian
Aksesometri Kestabilan Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Respons Akses dan Ritme Sesi Permainan
Stabilometri Akses Mahjongways Kasino Online dalam Evaluasi Kestabilan Sistem dan Respons Aktivitas Harian
Distribusi Hasil Gates of Olympus melalui Observasi Simulasi Data Prediktif dalam Perspektif Analitik Digital Modern
Pola RTP dalam Simulasi Statistik Modern Membuka Arah Baru pada Neural Sintetis Regulatoris
Teknologi Infrastruktur PG Soft Mulai Mencuri Perhatian di Lanskap Hiburan Digital
Peran Besar Data dalam Membentuk dan Memperkuat Mekanisme Inti Game Online Modern
Mahjong Hadir dengan Evolusi Pola yang Jauh Berbeda dari Seri-Seri Sebelumnya
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
Game Penghasil Saldo DANA
10 Game Penghasil Saldo Dana Gratis yang Sudah Terbukti Membayar dengan Reward Harian Menggiurkan
Rekomendasi Game Penghasil Saldo Dana Gratis Terbaik 2026 dengan Sistem Reward Harian Paling Terkini
Game Penghasil Saldo Dana Gratis Tercepat Cair dan Paling Mudah Dimainkan Siapa Saja Rekomendasi Terbaru
5 Game Penghasil Saldo Dana Gratis Tercepat Cair dengan Cara Main yang Mudah untuk Semua Kalangan
9 Game Penghasil Saldo Dana Gratis Paling Populer dan Terbukti dengan Reward Harian Paling Menguntungkan
Tinjauan Akses Grafis Mahjongways di Kasino Online dalam Kestabilan Sistem dan Dinamika Respons Teknis Harian
Observasi Kestabilan Akses Mahjongways Kasino Online melalui Respons Sesi dan Ritme Permainan Harian
Evaluasi Stabilitas Akses Mahjongways Kasino Online dalam Kestabilan Sistem dan Respons Aktivitas Harian
Observasi Distribusi Hasil Gates of Olympus melalui Simulasi Data Prediktif dalam Perspektif Analitik Digital Modern
Pola RTP dalam Simulasi Statistik Modern yang Membuka Arah Baru pada Neural Sintetis Regulatoris Digital
Dampak Strategis Industri Perangkat Lunak Hiburan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makro dan Serapan Kerja Game Digital
Framework Jangka Panjang pada Infrastruktur Gameplay Jadi Faktor Utama Menjaga Stabilitas Layanan dan Kepercayaan Digital
Perkembangan Algoritma Real-Time Diklaim Membuat Pengalaman Game Digital Lebih Kompleks Dibanding Sistem Generasi Sebelumnya
Audit Berkala Perangkat Lunak Interaktif Modern Kini Dinilai Penting untuk Menjaga Transparansi dan Kejelasan Sistem Scatter
Sistem Analisa Prediktif Game Digital Membantu Pemain Membaca Peluang Melalui Data Real-Time yang Terus Berkembang
10 Game Penghasil Saldo Dana Gratis Terbukti Membayar dengan Reward Harian yang Semakin Menggiurkan
Game Penghasil Saldo Dana Gratis Cepat Cair dan Mudah Dimainkan Siapa Saja dalam Rekomendasi Hari Ini
Ekosistem Platform Digital Mulai Berubah Setelah Mahjong Ways 2 Tampil Makin Konsisten dan Scatter Stabil
Kajian Algoritma Statistik Mengungkap Struktur Gameplay yang Lebih Dinamis dalam Ekosistem Game Digital
Analisis Sistem Adaptif Mahjong Ways Kasino Online Menghadapi Evolusi Permainan Mesin Kasino di Era Digital