oleh

15 Maba Progam ADik Tiba di Untad

PALU EKSPRES, PALU – Sebanyak 15 mahasiswa baru (maba) program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) asal Papua, tiba di Universitas Tadulako (Untad), Kamis 27 Juli 2017. Kedatangan mereka disambut langsung Wakil Rektor Untad Bidang Akademik, Prof. Dr. Sutarman Yodo, di Rektorat Untad.

Program ADik, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Ristek Dikti, terdiri dari program ADik bagi putra-putri orang asli Papua (OAP) dan putra-putri asal daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T), yang merupakan keberpihakan pemerintah kepda provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, serta daerah 3T, yang secara faktual mengalami kesulitan untuk mengakses proses pendidikan, khususnya pendidikan tinggi yang berkualitas.

Kerangka program ini, adalah merekrut calon mahasiswa terbaik di setiap Kabupaten dan Kota di daerah-daerah tersebut, untuk ditempatkan di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik dan juga Politeknik-politeknik negeri di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya Universitas Tadulako.

“Pelayanan kepada mereka ini sangat berbeda, tidak sebagaimana mahasiswa baru lainnya, itulah sebabnya dinamakan afirmasi. Mereka ini, dilatarbelakangi atau berasal dari daerah atau tempat pendidikan sebelumnya, yang masih sangat jauh dari pendidikan-pendidikan yang ada di kota,” jelas Prof. Sutarman.

Di Untad kata Prof. Sutarman, telah masuk sebanyak 17 orang maba program tersebut, dan akan tersebar di berbagai jurusan yang ada di Untad.

“Yang sudah masuk sekarang di Untad ini sudah 17 orang, paling banyak dari Papua, dan sudah tiba tadi 15 orang, dan tersebar di beberapa jurusan,” kata Prof. Sutarman lagi.

Para maba yang mengikuti program ini, sesuai data dari Kemenristek Dikti, diutamakan bagi yang memilih program studi sesuai dengan kebutuhan daearahnya seperti ilmu kesehatan, ilmu teknik, ilmu pertanian dan semua turunannya, ilmu lingkungan, pertambangan dan ilmu pendidikan.

(abr/Palu Ekspres)

News Feed