Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Tak Berwenang Bangun Pasar Masomba

PALU EKSPRES, PALU – Walikota Palu Hidayat menyatakan Pemkot tak memiliki kewenangan untuk membangun kembali infrastruktur pasar masomba yang hangus terbakar Selasa malam 8 Agustus 2017. Itu lantaran 90 persen bangunan sudah dikuasai masyarakat.

“Kewenangan Pemkot di pasar masomba hanya sekita 10persen. Itupun yang dipinggir-pinggir saja,”kata Hidayat, Rabu (9/8). Berbeda dengan pasar inpres manonda. Hidayat menyebut bangunan dipasar manonda merupakan milik Pemkot Palu. Namun begitu, melalui dinas pekerjaan umum (PU), Pemkot jelasnya akan merancang master plan pemanfaatan lahan dan tata letak bangunan.

Master plan itu menjadi acuan bagi pedagang yang ingin kembali membangun di lokasi eks kebakaran. Master plan ini terangnya sekaligus merinci akses jalan bagi mobil pemadam di sekitar pasar. Karena hambatan selama ini mobil pemadam tak bisa menembus karena akses jalannya sempit ketika terjadi kebakaran.

“Kedepan kami tak mengizinkan pembangunan jika tidak sesuai dalam master plan itu,”tegasnya. Pihaknya lanjut Hidayat saat ini telah memerintahkan dinas lingkungan hidup dan kebersihan untuk membersihkan material sisa bangunan yang terbakar. Menurutnya, setelah master plan selesai dirancang, maka selanjutnya dinas perindustrian dan perdagangan akan mendata seluruh pedagang yang menempati badan jalan.

Ini untuk menyesuaikan jumlah pedagang dengan kapasitas bangunan dalam master plan itu. “Kalau ternyata nanti masih saja ada pedagang yang tak mau mengikuti arahan pemerintah, ya, kita pindahkan kepasar lain. Banyak pasar kita yang nganggur,”sebutnya. Kedepan

Hidayat juga akan meminta PT PLN agar rutin melakukan pemeriksaan rutin instalasi kelistrikan pemukiman maupun pasar. Karena salahsatu penyebab umum terjadinya kebakaran dipicu arus pendek.

“Ini semua akan kita dorong kesana. Utamanya PLN harus bisa rutin mengecek instalasi. Minimal sebulan sekali,”pungkasnya. Selasa malam, kompleks pasar masomba mengalami kebakaran hebat. Kebakaran diduga terjadi lantaran arus pendek dari sebuah Los milik pedagang di dalam pasar. Api mulai terlihat sekitar pukul 18.50 wita atau usai shalat magrib. Api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian lantaran mobil pemadam kebakaran datang terlambat.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital