Selasa, 27 Oktober 2026
Daerah  

GPII Prihatin Krisis Nilai Kebangsaan pada Pemuda

PALU EKSPRES, PALU – Momentum pelantikan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) Sulawesi Tengah yang berlangsung malam tadi Jumat (25/8), menjadi ajang kontemplasi bagi aktivis organisasi berlambang Bulan Bintang ini.

Salah satunya yang menjadi sorotan adalah makin tergerusnya nilai keislaman dan kebangsaan di kalangan pemuda khususnya generasi milenial. Berbicara kepada wartawan, Ketua GPII Sulteng Arnold Alohai SH, mengatakan, telah terjadi krisis nilai keislaman dan kebangsaan terhadap pemuda sebagai tampuk pimpinan umat dan bangsa.

Hal ini sambung Arnold ditandai dengan berbagai persoalan yang menimpa pemuda dan masyarakat pada umumnya, seperti kasus narkoba, mudah berkecimpung dalam kelompok terorisme, pergaulan bebas yang dipicu oleh liberalisme dan kapitalisme yang menurutnya merusak masa depan anak bangsa.

”Krisis yang menimpa kalangan pemuda ini, membuat GPII mengambil peran utama sebagai rasa peduli dan tanggung jawab untuk kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Arnold.
Lebih jauh Arnold mengatakan, dalam perjalanan panjangnya, GPII mempunyai catatan panjang yang diwarnai kicauan dan tekanan politik dan ideologi yang disodorkan oleh kelompok tertentu yang anti-Islam dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Namun hal ini ungkap Arnold tak memengaruhi eksistensi nilai perjuangan Gerakan Pemuda Islam Indonesia negara ini.

Menurutnya, GPII sebagai wadah perjuangan tetap istiqomah membangun kontribusi dan bersinergi dengan masyarakat, tokoh Islam demi kesejahteraan dan keutuhan kepentingan nasional. Selain itu GPII merupakan organisasi Islam kepemudaan yang didirikan oleh beberapa tokoh Islam, di antaranya oleh Muhamad Natsir, Anwar Tjokroaminoto dan K.H.A Wahid Hasjim pada 2 oktober 1945 yang kenal sebagai tokoh Islam dan tokoh bangsa sepanjang sejarah.

Selanjutnya, Arnold mengatakan, dalam konteks Sulawesi Tengah, GPII akan bersinergi dengan dengan elemen bangsa lain, untuk membangun masyarakat pemuda di daerah ini. Banyak problem keumatan yang menunggu untuk diselesaikan. Salah satunya, menggerusnya nilai-nilai kebangsaan dan moralitas di kalangan generasi muda.

”Saya kira di sini letak persoalannya. Dan untuk itu, GPII tidak mungkin jalan sendiri. Kami akan menggalang kerjasama dengan organisasi dakwah, OKP kebangsaan untuk mengentas persoalan bangsa ini,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Syuro Rusdi Mastura, GPII Sulawesi Tengah, mengatakan, sesungguhnya wajah masyarakat Islam 30 sampai 50 tahun di masa mendatang dapat dilihat atau ditentukan oleh seberapa handalnya pembinaan generasi muda Islam saat ini. Seperti apa wajah masyarakat Islam pada 30 – 50 tahun kedepan akan sangat ditentukan seperti apa kontribusi pemuda khususnya GPII Sulteng hari ini.

Pemuda katanya, merupakan pilar dari semua kebangkitan umat di dunia ini. Juga Sejarah Islam telah membuktikan bahwa pendukung-pendukung awal penyampaian risalah Islam ini oleh Rasulullah SAW, adalah para pemuda yang dengan tegar menjadi penyokong bagi penyampaian Risalah Islam. Di Negara kita sejarah telah mencatat momentum pergerakan bangsa yang telah diukir dengan peluh dan keringat kaum muda bangsa ini. ”Karena itu GPII sangat concern dengan pembinaan umat sekarang ini. Saya minta GPII tidak sekadar papan nama, tapi ada personel yang menggerakkan demi kemajuan umat,” pungkasnya.

(kia/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam