Minggu, 9 Agustus 2026

Garam Ternyata Penyumbang Inflasi Terbesar di Kota Palu

PALU EKSPRES, PALU – BPS Sulteng melaporkan selama Agustus 2017, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,05 persen dan menempatkan ibukota Provinsi Sulteng pada urutan ke-5 inflasi tertinggi di Kawasan Sulampua dan ke-32 secara nasional.

Kepala BPS Sulteng Faisal Anwar pada press rilis BPS di kantor BPS Sulteng,Senin 4 Agustus 2017, menjelaskan, ada hal menarik pada inflasi bulan Agustus 2017, ternyata garam dapur memiliki andil terhadap inflasi di Kota palu, yakni sebesar 0,04 persen.

Namun secara umum, katanya, inflasi di Kota Palu ini dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan (1,53 persen), diikuti oleh kelompok kesehatan (0,27 persen), makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,26 persen), sandang (0,24 persen), serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,04 persen).

“Sementara pada periode yang sama, penurunan indeks harga terjadi pada kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan (1,80 persen) serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,05 persen),” ujarnya.

Pada bulan yang sama lanjutnya, inflasi year on year Kota Palu sebesar 5,36 persen. Kenaikan indeks year on year tertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 8,90 persen, sedangkan yang terendah terjadi pada kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,31 persen. Inflasi Kota Palu sebesar 0,05 persen berasal dari andil kelompok pengeluaran bahan makanan (0,315 persen), makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,056 persen), sandang (0,012 persen), kesehatan (0,010 persen), serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,002 persen).

Sementara andil negatif berasal dari kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,332 persen), serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,013 persen).

Beberapa komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi sebutnya, antara lain ikan cakalang (0,14 persen), ikan layang (0,14 persen), daging ayam ras (0,06 persen), cabai rawit (0,06 persen), ikan ekor kuning (0,05 persen), ikan selar (0,05 persen), garam (0,04 persen), semangka (0,03 persen), apel (0,02 persen), dan ikan bandeng (0,02 persen).

Sedangkan beberapa komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi antara lain tarif angkutan udara (0,34 persen), bawang merah (0,09 persen), tomat buah (0,05 persen), ikan kembung (0,03 persen), bayam (0,02 persen), ikan teri (0,01 persen), tomat sayur (0,01 persen), daun singkong (0,01 persen), sawi hijau (0,01 persen), serta ikan kakap merah (0,01 persen).

(fit/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital