Rabu, 28 Oktober 2026

Sejarah 100 Tahun Kesengsaraan Etnis Rohingya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pengkhianatan oleh Inggris, kesewenang- wenangan para penguasa Myanmar, menjadikan Rohingya etnis tanpa negara sampai sekarang. Kalau boleh sedikit menyitir mahakarya Gabriel Garcia Marquez, mereka bak hidup dalam ”100 Tahun Kesengsaraan”.

Abad Ke-8 sampai Ke-14 Etnis Rohingya mendiami wilayah Kerajaan Arakan yang kini dikenal sebagai Rakhine, Myanmar. Mereka berinteraksi dengan para pedagang Arab, yang membawa mereka mengenal Islam. Di periode
ini terjalin erat hubungan antara Arakan dan Bengal.

1784–1790 Raja Burma Bodawpaya menaklukkan Arakan. Ratusan ribu pengungsi mengalir ke Bengal. Diplomat Inggris Hiram Cox dikirim untuk membantu masalah pengungsi. Dia mendirikan Kota Cox’s Bazar di Bangladesh, tempat Rohingya banyak bermukim sampai kini.

1824–1942 Inggris menjajah Burma, kini menjadi Myanmar. Tapi, pada 1942, Jepang mendepak Inggris dari wilayah kolonial mereka itu.

1945–1948 Inggris membebaskan Burma dari Jepang, dengan bantuan pejuang Burma dan Rohingya. Burma memproklamasikan kemerdekaan pada 1948. Namun, Rohingya merasa dikhianati karena Inggris
tak memberikan otonomi ke Arakan.

1948–1950 Mulai muncul ketegangan antara Rohingya dan pemerintah Burma yang baru merdeka. Rohingya ingin bergabung dengan Pakistan. Pemerintah Burma membalas dengan mengucilkan Rohingya. Muncul kelompok perlawanan Rohingya yang menamakan diri Mujahid.

1962–1977 Jenderal Ne Win mengambil alih kendali pemerintahan Burma pada 1962 dan menerapkan
kebijakan keras kepada Rohingya. Lima belas tahun berselang, junta militer menjalankan Operasi
Nagamin yang menarget warga asing, termasuk Rohingya. Sebanyak 200 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

1978–1982 Bangladesh-Burma, dengan dimediatori PBB, menyepakati repatriasi pengungsi pada 1978. Tapi, empat tahun kemudian, Burma mengesahkan UU Imigrasi yang menyatakan semua yang bermigrasi di era kolonialisme Inggris dianggap imigran ilegal. Target utamanya Rohingya.

1991–1997 – Pada 1991, sebanyak 250 ribu warga Rohingya mengungsi untuk menghindar jadi korban perbudakan, pemerkosaan, dan persekusi sektarian oleh militer Myanmar, nama baru Burma sejak 1989. Berdasar kesepakatan repatriasi yang baru, 230 ribu warga Rohingya balik ke Myanmar pada 1992 hingga 1997.

2012 Kerusuhan sektarian mengakibatkan 100 orang meninggal di Rakhine, mayoritas korban Rohingya. Itu memicu gelombang kekerasan dan pengungsian Rohingya ke Bangladesh dan berbagai negara Asia Tenggara.

2016–2017 – Kelompok perlawanan Rohingya, Harakah Al Yaqin, membalas dengan menyerang
berbagai pos keamanan, termasuk pada akhir Agustus lalu. Tapi, itu memicu pembalasan dari aparat Myanmar berupa pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran. (*)

(AFP/Reuters/BBC/ theaustralian/washingtonpost/ time/hep)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam